Bocah 6 Tahun Tewas dalam Perampokan Sadis Juragan Sate, Pelaku Dibekuk—Diduga Motif Utang Piutang
BOYOLALI | HARIAN7.COM – Darah dan duka menyelimuti Dusun Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali. Perampokan sadis di rumah Purwanto, juragan sate kambing, berakhir tragis. AO (6) meregang nyawa, sementara ibunya Daryanti (34) terluka parah akibat sabetan senjata tajam.
Polres Boyolali bergerak cepat. Kurang dari 24 jam setelah kejadian, polisi menangkap terduga pelaku berinisial A. Ia dibekuk saat Subuh di wilayah Kudus. Sebuah sepeda motor yang dibawa dari rumah korban ikut diamankan sebagai barang bukti.
“Syukur alhamdulillah dalam kurun waktu kurang dari 1 kali 24 jam, kami tim dari Polres beserta dengan tim Jatanras Ditkrimum Polda Jawa Tengah telah berhasil mengungkap pelaku terduga pelaku,” ujar Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, Jumat (30/1/2026), saat melayat di rumah korban.
Di kampung yang masih berbau anyir darah itu, kabar beredar kencang. Motif perampokan diduga terkait utang piutang. Dugaan tersebut berkembang di kalangan warga sekitar. Seorang tetangga korban berinisial TYA menyebut terduga pelaku diduga memiliki utang kepada ayah korban dan menyimpan kekesalan yang belum tuntas.
“Korban hafal dengan suaranya,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa nahas terjadi Kamis (29/1) sekitar 15.45 WIB, seusai salat Asar. Ngatirin, kakak Daryanti, mengaku mengetahui kabar itu dari telepon mendadak Purwanto yang tengah merantau di Kalimantan.
“Tadi kejadiannya setelah salat Asar,” kata Ngatirin, Kamis malam.
“Intinya saya dibel (ditelepon) sama suami korban, saya disuruh ke rumahnya sini, pokoknya ada gawat gitu. Intinya pokoknya istrinya gawat-gawat gitu, terus saya langsung ke sini,” lanjutnya.
Sesampainya di rumah, Ngatirin dibuat terpaku.“Ibunya tergeletak, anaknya di kamar mandi, kepalanya dimasukkan ke ember,” tuturnya.
Kepala Dusun IV Desa Pengkol, Sarjono, membenarkan laporan warga. Ia menyebut Daryanti mengalami luka bacok dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
“Info yang saya dengar, yang saya terima itu yang meninggal itu satu. Anaknya yang bernama AO. Terus ibunya yang Daryanti itu terluka kena pisau atau apa, dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.
Polisi masih mengurai detail peristiwa dan mendalami dugaan motif utang piutang. Sementara warga Pengkol berusaha memulihkan diri dari trauma, sebuah kejahatan brutal yang menyisakan luka panjang di kampung kecil itu.(Ria)












Tinggalkan Balasan