HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Gibran Bantah IKN Mangkrak, Klaim Pembangunan Masih On the Track

Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM –  Kabar miring soal pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali ditepis Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Isu proyek raksasa itu mangkrak, kata Gibran, tak sejalan dengan fakta di lapangan.

Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri talk show di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Senin, 26 Januari 2026. Di hadapan civitas akademika, Gibran menegaskan pembangunan IKN terus berjalan dan kini memasuki fase pemindahan aktivitas pemerintahan secara bertahap.

“Pembangunan terus berjalan. Sampai saat in yang belum terbangun gedung kantor legislatif dan vudikatif. Pembangunan on the track,” katanya.

Baca Juga:  Sarapan Gratis dan Edukasi SIM, Satpas Salatiga “Sapa” Ojol dengan Cara Tak Biasa

Menurut Gibran, kawasan eksekutif justru telah menunjukkan progres signifikan. Sejumlah gedung pemerintahan disebutnya sudah rampung dan siap difungsikan. Kondisi itu menjadi dasar dimulainya pemindahan aparatur sipil negara (ASN) ke IKN pada tahun ini.

“Pemindahan dilakukan bertahap karena saya lihat kantornya juga sudah mulai jadi. Tahun in ada sekitar 4.000 ASN yang mulai dipindahkan ke IKN,” terang Gibran.

Ia menilai langkah tersebut menjadi bukti bahwa proyek IKN berjalan sesuai rencana dan timeline yang telah ditetapkan pemerintah. Fokus pembangunan saat ini diarahkan pada penyelesaian kantor Presiden, kementerian koordinator, serta kementerian dan lembaga eksekutif lainnya.

Baca Juga:  Jateng Raih Nilai A dalam Pelayanan Publik, Ombudsman Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah

Setelah kawasan eksekutif, pemerintah akan melanjutkan pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif. Sejumlah fasilitas pendukung, mulai dari sekolah menengah hingga sarana publik, juga terus dikebut demi menopang kehidupan di ibu kota baru.

Gibran menargetkan pemindahan pemerintahan pusat berlangsung bertahap hingga 2028. Pada 2029 dan seterusnya, aktivitas pemerintahan nasional diharapkan telah berjalan efektif sepenuhnya di IKN.

Ia juga mengingatkan publik agar tak buru-buru menilai IKN hanya dari lalu lintas pemberitaan di media sosial atau media online. Menurutnya, keraguan kerap muncul karena belum melihat langsung kondisi di lapangan.

Baca Juga:  “Dari Dapur Desa ke Piring Kita”, Peluncuran Buku Kuliner Lokal yang Hidupkan Cerita dan Gizi Pasar Papringan

“Kalau belum pernah ke IKN dan hanva membaca berita, wajar kalau masih ragu. Tapi kalau datang langsung, bisa merasakan sendiri progres dan suasananya,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Gibran kembali menegaskan pembangunan IKN bukan proyek yang dikerjakan secara serampangan. Ia menyebut seluruh tahapan telah melalui kajian matang dan kini membutuhkan dukungan semua pihak.

“Ini bukan proyek yang dipaksakan. Kajian lengkap sudah ada, progresnya sesuai rencana. Sekarang tinggal kita dukung bersama agar selesai tepat waktu,” tegasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!