Kapolres Kudus Tinjau Banjir dan Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak
Laporan: Tambah Santoso
KUDUS | HARIAN7.COM – Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi banjir sekaligus menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak di sejumlah wilayah Kabupaten Kudus, Rabu (14/1/2026).
Pengecekan banjir diawali dari Dukuh Goleng, Desa Pasuruan Lor, Kecamatan Jati. Di lokasi tersebut, Kapolres Kudus bersama jajaran memastikan kondisi warga yang masih bertahan di rumah masing-masing serta menyerahkan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat terdampak banjir.
Bantuan juga disalurkan kepada 20 warga yang mengungsi di TPQ Khurriyatul Fikri, Desa Pasuruan Lor. Kapolres Kudus berdialog dengan para pengungsi untuk mendengar langsung keluhan serta memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.
Kegiatan berlanjut ke MI Hidayatus Shibyan, Desa Temulus, Kecamatan Mejobo, yang dijadikan lokasi pengungsian warga terdampak banjir. Di tempat ini, AKBP Heru Dwi Purnomo kembali menyerahkan bantuan sembako sekaligus meninjau kondisi kesehatan para pengungsi, khususnya anak-anak dan lansia.
Selain penyaluran bantuan logistik, Polres Kudus membuka posko kesehatan di sejumlah titik pengungsian untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, penanganan keluhan penyakit ringan, serta pemantauan kondisi kesehatan warga terdampak banjir.
Menjelang malam, rombongan Kapolres Kudus meninjau Balai Desa Karangrowo yang difungsikan sebagai dapur umum. Polres Kudus turut menyalurkan bantuan logistik guna mendukung operasional dapur umum agar kebutuhan konsumsi warga terdampak banjir tetap terpenuhi.
Total bantuan yang disalurkan sebanyak 100 paket sembako. Setiap paket berisi 5 kilogram beras premium, 1 liter minyak goreng, 1 kilogram gula pasir, 1 pack teh celup, serta 5 bungkus mi instan. Selain itu, diserahkan pula bantuan tambahan berupa 400 kilogram beras, 40 karton mi instan, 40 nampan telur ayam, 200 kilogram gula pasir, dan 30 liter minyak goreng.
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo menegaskan kehadiran Polri di tengah masyarakat terdampak banjir tidak hanya untuk penyaluran bantuan, tetapi juga memastikan keamanan lingkungan warga.
“Saya telah memerintahkan seluruh anggota di lapangan untuk melaksanakan patroli dan penjagaan di kawasan permukiman warga yang rumahnya ditinggal mengungsi,” ujar AKBP Heru.
“Langkah ini kami lakukan untuk mencegah terjadinya tindak kriminal dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” imbuhnya.
Selain itu, Kapolres Kudus juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.
“Kami mengimbau warga untuk terus memantau perkembangan cuaca dan debit air. Apabila kondisi tidak memungkinkan, segera mengungsi ke tempat yang lebih aman dan percayakan keamanan rumah kepada petugas kepolisian,” pungkasnya.













Tinggalkan Balasan