HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Jembatan Jalur Wisata Colo Ambruk, Dua Kendaraan Terseret Longsor

Laporan: Tambah Santoso | Editor: Muhamad Nuraeni

KUDUS | HARIAN7.COM –  Hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Kudus, Jumat (9/1/2026) malam, memicu longsor di jalur wisata Colo. Sebuah jembatan di sebelah barat Portal Wisata Makam Sunan Muria, Desa Colo, Kecamatan Dawe, ambruk sekitar pukul 19.30 WIB. Dua kendaraan, mobil Suzuki Ertiga dan truk tangki Isuzu Elf, ikut terseret bersama runtuhan.

Peristiwa itu sempat menggegerkan warga dan pengguna jalan. Kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa. Kapolsek Dawe AKP Budianto menyebut longsor dipicu hujan lebat yang turun sejak pagi disertai angin kencang, membuat tanah di sekitar tebing dan badan jembatan menjadi labil.

Baca Juga:  CFD Salatiga Meriah! Tiga Peringatan Jadi Satu, Warga Antusias Jalan Sehat dan Nikmati Hiburan

“Hujan deras yang berlangsung cukup lama menyebabkan tanah tergerus air dan kehilangan daya ikat. Akibatnya, struktur jembatan tidak mampu menahan beban dan akhirnya ambruk,” ujar AKP Budianto di lokasi kejadian.

Saat runtuhan terjadi, kedua kendaraan tengah melintas. Ambruknya jembatan berlangsung tiba-tiba sehingga kendaraan terseret tanah dan puing. Para pengemudi hanya mengalami luka ringan dan langsung mendapat penanganan medis.

Baca Juga:  Mengukir Prestasi Hijau: SMP Negeri 1 Ngablak Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional 2024

Petugas gabungan dari Polsek Dawe, Satlantas Polres Kudus, dan unsur terkait bergerak cepat melakukan evakuasi, pengamanan tempat kejadian perkara, serta pengaturan arus lalu lintas. Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo meninjau lokasi untuk memastikan penanganan berjalan optimal dan mempercepat koordinasi lintas instansi, mengingat jalur tersebut merupakan akses utama menuju kawasan wisata religi Makam Sunan Muria.

Baca Juga:  Terobosan Medis di RSUD Dr Moewardi: Operasi Ginekologi dengan Microwave Ablation, Lebih Cepat dan Minim Risiko

“Kami memastikan pengamanan lokasi berjalan maksimal. Koordinasi dengan instansi terkait terus kami lakukan agar penanganan dampak longsor dapat berlangsung cepat, tepat, dan aman bagi masyarakat,” tegas AKBP Heru.

Hingga Jumat malam, lokasi longsor masih dipantau intensif. Akses jalan di sekitar jembatan dibatasi demi keselamatan pengguna jalan dan mengantisipasi potensi longsor susulan akibat cuaca yang belum stabil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!