HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Pabrik Kecap Terbakar Hebat di Surabaya, Api Ngamuk, 14 Mobil Damkar Dikerahkan

SURABAYA | HARIAN7.COM – Malam mencekam terjadi di kawasan padat penduduk Jalan Donokerto, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (1/6/2025). Sebuah pabrik kecap berlantai tiga hangus dilahap si jago merah! Amukan api begitu besar hingga membuat warga sekitar panik berhamburan keluar rumah.

Tak main-main, 14 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk menaklukkan api yang dengan ganas menjilat bangunan pabrik yang dikelilingi rumah-rumah warga. Asap hitam pekat membumbung tinggi, mengubah langit malam menjadi gelap gulita.

Baca Juga:  Maknai Bulan Ramadhan, LIMAPUSAKA Purbalingga Gelar Baksos dan Buka Bersama

“Diduga api muncul akibat korsleting listrik di salah satu kamar karyawan yang berada di lantai dua,” ungkap Kepala Bidang Pemadaman Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Wasis Sutikno, kepada wartawan.

Kebakaran bermula dari mess karyawan di lantai dua. Dalam sekejap, api merembet ke bagian lain bangunan. Beruntung, para petugas damkar sigap bertindak. Dengan kerja keras tanpa kenal lelah, api berhasil dilokalisasi dan tidak sampai menyambar rumah warga di sekitar lokasi.

Baca Juga:  Bupati Demak Serahkan SK Pensiun ke 34 PNS: “Panjenengan Semua adalah Inspirasi bagi Kami”

Yang melegakan, tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Pasalnya, para karyawan sedang libur kerja saat kejadian berlangsung. Meski begitu, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Polisi pun masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut.

Baca Juga:  Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Pekalongan dan Batang: Jembatan Baru, Harapan Baru

Sementara itu, warga sekitar masih trauma dan khawatir dengan kemungkinan kebakaran susulan. “Serem banget, apinya besar,” ujar salah satu warga, yang enggan disebut namanya.

Kawasan Donokerto pun hingga malam masih diselimuti bau sangit dan puing-puing kebakaran.(SAM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!