HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Diduga Belum Ada Izin Lengkap, Petugas Gabungan Sidak Lokasi Penambangan Galian C di JLS Salatiga

Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Petugas gabungan menggelar inspeksi mendadak (sidak) di lokasi penambangan galian C di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga. Sidak ini dilakukan untuk memastikan legalitas serta kesiapan aktivitas tambang di lokasi tersebut.

Baca Juga:  Malut United Ngebut Lagi! Libur Usai, Langsung Gas Pol Jelang Duel Panas Lawan Arema

Dari hasil pemantauan di lapangan, meskipun aktivitas penambangan belum dimulai, sebuah alat berat jenis ekskavator sudah terlihat siaga di lokasi. Hal ini menjadi perhatian serius bagi petugas, mengingat regulasi ketat terkait eksploitasi sumber daya alam di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Nyaris Ricuh, Puluhan Warga Gelar Aksi Demo Tuntut Kadus Pakopen Mundur Dari Jabatanya - Lantaran Dinilai Tidak Bisa Kerja

Pentingnya Legalitas dan Transparansi

Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, TNI, Kepolisian, dan instansi terkait langsung melakukan pengecekan di lokasi penambangan. Kasat Reskrim Polres Salatiga, AKP M Arifin Suryani, menegaskan bahwa sidak ini merupakan bagian dari langkah penegakan hukum.

“Seharusnya, sebelum ada aktivitas penambangan, pihak pengelola memasang papan pengumuman terkait kegiatan yang dilakukan. Minimal harus ada keterangan yang menjelaskan bahwa di lokasi ini sedang atau akan ada aktivitas penambangan serta informasi mengenai perizinan yang dimiliki,” ujar AKP M Arifin, Jumat (28/2/2025).

Baca Juga:  Polres Nganjuk Gelar Patroli Antisipasi Balap Liar dan Bentrok Antar Kelompok di Akhir Pekan

Ia juga menyoroti bahwa lahan tersebut memiliki pemilik yang sah, sehingga tidak bisa sembarangan dieksploitasi oleh pihak lain tanpa izin yang jelas.

Baca Juga:  Truk Tronton Bermuatan Berat Terperosok di Tanjakan Sawur, Sopir Alami Syok

“Jangan sampai masyarakat sekitar dibenturkan dalam persoalan ini. Lahan ini ada pemiliknya, jadi tidak bisa dianggap sebagai tanah bersama yang bisa dikerjakan siapa saja. Kalau mau menambang, harus ada regulasi yang jelas. Dari sisi kepolisian, kami tidak dalam posisi memberikan izin, tetapi jika perizinan dari ESDM dan instansi terkait tidak ada, maka kami akan melakukan penegakan hukum,” tegasnya.

Baca Juga:  PPKD Kudus Harap Pengurangan Dana Transfer Tak Pangkas Alokasi untuk Desa

Satpol PP: Pastikan Izin Sebelum Beroperasi

Senada dengan itu, Sutarto Kabid Tibum Satpol PP Kota Salatiga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi sebelum melakukan aktivitas penambangan.

“Sebelum semua izin terpenuhi, tidak boleh ada aktivitas. Silakan koordinasi dengan pihak perizinan terlebih dahulu. Jangan sampai nanti kami yang berada di wilayah dianggap tidak menjalankan tugas, padahal kami di lapangan sudah sering melakukan pengawasan sesuai SOP dan regulasi yang berlaku,” ujarnya.

Baca Juga:  Minimnya Pemahaman Khilafah Dikalangan Genarasi Muda dan Masyarakat, Fakultas Syariah IAIN Salatiga Gelar Seminar Nasional Bertemakan "Sistem Khilafah Dalam Perjalanan Politik Islam"

Ia juga menegaskan bahwa siapa pun yang ingin melakukan aktivitas penambangan harus memenuhi aturan normatif yang berlaku.

“Silakan menambang, tapi pastikan legalitas perizinannya sesuai dengan aturan yang berlaku. Itu harus dipenuhi dulu,” tandasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!