HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Indonesia Penyumbang TBC Nomor Tiga, Dibawah India dan China

SALATIGA, harian7.com – Penderita TBC tetap bisa sembuh dari sakitnya dengan penanganan yang baik dan berkelanjutan. Penanganan itu harus dilakukan secara teratur, terkontrol dan diobati, maka penderita tersebut dapat disembuhkan dari sakitnya. Demikian dikatakan Wakil Walikota Salatiga, H Muh Haris SS MSi pada peringatan Hari Tuberkulosis se Dunia di halaman Poli Respira RS Paru ‘dr Ario Wirawan’ Salatiga, Jumat (22/3/2019).

“TBC itu merupakan penyakit yang penyebarannya harus secepatnya dicegah. Itu untuk mewujudkan Indonesia dan Kota Salatiga sehat dari penyakit TBC. Untuk itu, marilah kita semua untuk menjaga kesehatan diri, sehat untuk sekarang dan besuk serta untuk selamanya,” kata Muh Haris.

Baca Juga:  Wujudkan Kemandirian Pangan, Polsek Patianrowo Dampingi Warga Kelola Pekarangan

Data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga dilaporkan ada sebanyak 348 kasus TBC, dqn hingga kini sebanyak 96% pasien penyait tersebut dapat diobati atau disembuhkan.

Sementara, Direktur RS Paru ‘dr Ario Wirawan’, Dokter Farida Widayati MKes menyatakan, bahwa Indonesia harus bebas TBC pada tahun 2035 mendatang. Dengan demikian ada 16 tahun lagi untuk memerangi penyakit TBC. Peringatan Hari TBC se dunia ini, maka mengingatkan bahwa penyakit TBC masih menjadi masalah kesehatan di seluruh dunia. Khususnya Indonesia merupakan penyumbang TBC pada nomor tiga, dibawah India dan China. 

Baca Juga:  Arsitektur Kesehatan Global Harus Diperkuat, Menkeu Sebut Dana FIF Terkumpul USD1,37 Miliar

“Penyakit TBC itu, selain merugikan secara ekonomis, penderita TBC juga mendapatkan stigma sosial bahkan sampai dikucilkan di tengah masyarkat. Dari sini, upaya perbaikan dengan penanganan TBC harus tetap dan terus dilakukan dengan baik. Penanganan TBC harus kita perjuangkan dan eliminasi penyebarannya. Jika kita temukan maka harus diobati hingga sembuh,” jelas Farida.

Baca Juga:  1.850 Taekwondoin kota Semarang Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat

Peringatan Hari TBC di RS Paru dr Ario Wirawan Salatiga ini, ditandai dengan penandatangan komitmen Forkopimda, masyarakat serta karyawan RS Paru dr Ario Wirawan Salatiga. Usai melaksanakan kegiatan peringatan Hari TBC, dilanjutkan dengan senam bersama. (Heru Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Lainya

Tutup
error: Content is protected !!