BRINGIN, HARIAN7.COM – Bakal calon Kepala Desa (Balon Kades) petahana Desa Wiru, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Khafid, menyatakan kesiapannya untuk kembali bertarung dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) periode kedua demi melanjutkan visi pembangunan fisik, sosial keagamaan, serta mendongkrak kemandirian ekonomi desa melalui sektor UMKM.
Saat ditemui di Kantor Desa Wiru pada Senin (19/10/2026), Khafid mengungkapkan bahwa motivasi utamanya maju kembali adalah untuk memaksimalkan program kerja yang telah berjalan, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan menumbuhkan kepedulian warga terhadap kemajuan desa.
“Pada periode kedua ini, kami tentunya ingin melanjutkan visi pembangunan baik fisik maupun sosial kemasyarakatan dan keagamaan agar bisa berlanjut maksimal. Pembangunan desa itu tidak bisa hanya mengandalkan perangkat desa tunggal, tetapi butuh kepedulian warga desa yang terpanggil untuk memajukan daerahnya sendiri,” ujar Khafid kepada Harian7.com.
Salah satu program unggulan yang ia siapkan untuk masa jabatan berikutnya adalah memandirikan perekonomian desa berbasis potensi lokal. Khafid menyoroti sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pembuatan gulo kacang yang kini menjadi produk unggulan dan sentral bagi mata pencaharian warga Desa Wiru.
Khafid menjelaskan bahwa saat ini sudah ada sekitar 10 UMKM gulo kacang di Desa Wiru yang berawal dari penularan ilmu wirausaha oleh salah seorang tokoh sukses setempat kepada mantan karyawannya. Sektor ini terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan finansial masyarakat secara signifikan.
“Dalam benak saya untuk periode kedua ini, kami ingin memaksimalkan peran itu. Pemerintah desa akan mendampingi mereka, bahkan targetnya kalau bisa sampai menembus pasar ekspor karena potensinya sangat luar biasa,” tuturnya optimistis.
Di bawah kepemimpinannya pada periode pertama, Pemerintah Desa Wiru mencatatkan berbagai prestasi. Khafid menyebutkan, desanya terhitung cepat dan sigap dalam penyaluran BLT-DD saat masa pandemi Corona lalu, sehingga berhasil mendapatkan piagam penghargaan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) serta Kementerian Hukum dan HAM. Selain itu, dalam hal tata kelola administrasi, Desa Wiru sukses mempertahankan prestasi target lunas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) selama delapan tahun terakhir secara berturut-turut.
Menjelang pelaksanaan Pilkades, Khafid mengimbau kepada seluruh masyarakat, tim sukses, maupun kubu lawan politik agar tetap menjaga kondusivitas wilayah demi menciptakan pesta demokrasi yang sejuk dan damai.
“Harapan saya, masing-masing kubu, baik dari kubu saya maupun kubu sebelah, harus memberikan contoh yang baik dan menyejukkan suasana. Prinsipnya kita harus bisa menang tanpa harus merendahkan pihak lain,” pungkas Khafid saat ditanya mengenai target kemenangan minimal 50 persen plus satu suara.(*)









Tinggalkan Balasan