Laporan: Tambah Santoso

KUDUS | HARIAN7.COM – Camat Kaliwungu, Khoirian Pratama Putra, menyalurkan bantuan sosial berupa sembako dan uang tunai kepada keluarga Yusuf Safrizal, korban musibah KMP Virgo yang hingga kini belum ditemukan. Bantuan tersebut diserahkan di kediaman keluarga korban di Desa Prambatan Kidul, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jumat, 16 Oktober 2026.

Bantuan itu menjadi bentuk kepedulian pemerintah kecamatan terhadap keluarga yang tengah menghadapi musibah. Selain membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan keluarga yang ditinggalkan.

Yusuf Safrizal diketahui meninggalkan seorang istri, Ummi Khomsyah, yang bekerja sebagai buruh, serta empat orang anak yang masih menempuh pendidikan.

Keempat anak tersebut yakni Tania, mahasiswi semester tiga Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU), Nanda yang duduk di kelas tiga SMP, Intan di kelas dua MTs, dan Dinar yang masih duduk di kelas satu MI.

Camat Kaliwungu, Khoirian Pratama Putra, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan wujud perhatian dan kepedulian kepada keluarga korban yang sedang menghadapi masa sulit.

“Bantuan ini kami harapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga. Kami juga ingin memastikan keluarga korban mendapatkan perhatian dan dukungan di tengah musibah yang sedang dihadapi,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi keluarga korban perlu menjadi perhatian bersama, terutama terkait keberlangsungan pendidikan anak-anak yang masih membutuhkan pendampingan dan dukungan untuk melanjutkan sekolah.

Selain bantuan kebutuhan pokok, keluarga korban menyampaikan harapan agar anak-anak mereka mendapatkan bantuan pendidikan gratis. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan pendidikan keempat anak di tengah kondisi keluarga yang sedang mengalami musibah.

Istri korban, Ummi Khomsyah, selama ini bekerja sebagai buruh. Dengan empat anak yang masih menempuh pendidikan, dukungan dari pemerintah dan pihak terkait diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan mereka.

Khoirian menyampaikan bahwa aspirasi keluarga tersebut perlu mendapat perhatian agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan program bantuan yang tersedia.

“Kami berharap ada perhatian dari pihak terkait terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak korban. Semoga bantuan yang sesuai dapat diberikan sehingga mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan,” tambahnya.

Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Kasi Trantibum Kecamatan Kaliwungu Adji Muriawan, Kasi Tapem Kecamatan Kaliwungu Wiwik Wijayanti, serta staf Tapem Kecamatan Kaliwungu Ilyun Nafida Maharani Sari.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah kecamatan berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban keluarga. Sementara itu, aspirasi mengenai bantuan pendidikan gratis diharapkan dapat menjadi perhatian instansi terkait demi menjamin masa depan anak-anak korban.

“Bantuan ini merupakan hasil iuran dana sosial dari Bapak/Ibu pegawai Kantor Kecamatan Kaliwungu sebagai bentuk kepedulian bersama dan rasa keprihatinan terhadap musibah yang dialami keluarga korban KMP Virgo,” kata Camat Kaliwungu.

Pihaknya berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial seperti ini dapat terus tumbuh di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat luas. Sebab, kepedulian tidak selalu harus dimulai dari bantuan yang besar, tetapi dari keikhlasan untuk berbagi dan kepekaan terhadap sesama yang sedang membutuhkan.

“Semoga langkah kecil ini dapat menggerakkan lebih banyak pihak untuk turut memberikan perhatian dan dukungan, khususnya bagi keberlangsungan pendidikan anak-anak korban agar mereka tetap memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik,” tandasnya.