Laporan: Muhamad Nuraeni
GROBOGAN | HARIAN7.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi menggandeng Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Grobogan untuk memperkuat pembinaan spiritual bagi warga binaan melalui kegiatan Maulid Al Barzanji dan tausiyah keagamaan, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi warga binaan untuk menumbuhkan kesadaran diri, memperkuat keimanan, serta mempersiapkan perubahan positif selama menjalani masa pembinaan.
Suasana religius terasa saat warga binaan mengikuti pembacaan Maulid Al Barzanji secara tertib. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang berisi pesan moral, motivasi memperbaiki diri, serta ajakan meningkatkan ketakwaan dalam menjalani kehidupan.
Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto, mengatakan pembinaan spiritual menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter warga binaan.
“Pembinaan spiritual menjadi salah satu bagian penting dalam membentuk karakter dan kesadaran warga binaan. Melalui pembacaan Maulid Barzanji dan tausiyah ini, kami berharap warga binaan dapat mengambil nilai-nilai positif, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta menjadikannya sebagai motivasi untuk terus memperbaiki diri,” ujar Erik.
Menurut Erik, pembinaan di dalam lapas tidak hanya berfokus pada keterampilan dan kemandirian, tetapi juga menyentuh aspek mental serta spiritual agar warga binaan memiliki bekal ketika kembali ke masyarakat.
Ia menyebut kerja sama dengan Kemenag Grobogan menjadi langkah penting untuk menghadirkan pendampingan keagamaan secara berkelanjutan.
“Kami mengapresiasi sinergi dan dukungan dari Kemenag Grobogan dalam pelaksanaan pembinaan keagamaan di Lapas Purwodadi. Kami ingin memastikan warga binaan mendapatkan pembinaan secara menyeluruh, baik dari sisi keterampilan, mental, maupun spiritual,” kata Erik.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Purwodadi berharap warga binaan dapat menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai pedoman dalam proses perubahan diri.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama. Lapas Kelas IIB Purwodadi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembinaan yang humanis dan berkelanjutan, sehingga warga binaan memiliki kesiapan mental serta spiritual sebelum kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.(*)









Tinggalkan Balasan