Pewarta : Rusmono|Kaperwil Jateng
CILACAP | HARIAN7.COM – Suasana haru dan bangga mewarnai perayaan ulang tahun ke-51 Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Cilacap, Andri Kristanto, S.Kom., M.T., QRMP, Senin [31/08/2026]. Di tengah doa dan ucapan selamat dari jajaran pegawai, Kepala BPN Cilacap justru mendapat kejutan spesial yakni menerima penghargaan Cash Management System (CMS) yaitu layanan perbankan elektronik yang digunakan oleh satuan kerja pemerintah untuk melakukan transaksi keuangan secara digital, seperti pembayaran belanja pegawai, operasional, dan transfer antar rekening.(CMS) terbaik dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pratama Cilacap.
Penghargaan CMS tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja BPN Cilacap dalam pengelolaan keuangan, administrasi pertanahan, dan pelayanan publik yang dinilai tertib, transparan, serta akuntabel sepanjang tahun 2026.
“Saya bersyukur dengan bertambah usia yang ke-51 ini mendapatkan hadiah terbaik, Kantah Kabupaten Cilacap mendapat penghargaan dari KPPN Pratama Cilacap menjadi Satuan Kerja (Satker) terbaik I (satu) dengan transaksi CMS terbanyak,” ungkap Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) Kabupaten Cilacap, Andri Kristanto, S.Kom., M.T., QRMP.
Ia menambahkan, semoga kedepannya saya bisa membawa BPN Cilacap menjadi lebih maju lagi dan meningkatkan kualitas pelayanan pada masyarakat, sehingga hastegnya melayani profesional dan terpercaya dari kementrian pusat itu hingga BPN bisa kami jalankan dengan baik.
“CMS itu, cashless atau setiap transaksi sudah tidak menggunakan tunai lagi, jadi mengurangi kecurangan dan sebagainya,” katanya.
Artinya, menurutnya kalau dulu transaksi pembelian itu secara tunai, tapi sejak beberapa tahun terakhir kita sudah cashless untuk transaksi apapun setiap pembeliannya seperti pembelian ATK sampai pengadaan.
“Penilaiannya dari seluruh Satker yang ada di Cilacap. Kita yang setiap transaksi sudah cashless. Satker ini setiap unit kerja, ada MAN, Kejari, Polresta, dan semuanya, dan penghargaan CMS diberikan pada hari Kamis, (27/08/2026) kemarin,” katanya.
Disinggung terkait PTSL, Andri mengatakan, bahwa akan menyelesaikan PTSL sebanyak 23 ribu di bulan Oktober, dan saya harus bekerja keras agar peroleh kualitas terbaik untuk mengurangi permasalahan. “Target saya Oktober harus selesai semuanya,” tegasnya.
Untuk pembagian, lanjut Andri akan kami serahkan ke masing-masing desa sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku, kami memproses dengan mengutamakan kualitas.
“Kalau berbicara progres intinya dari target 23 ribu, dan data yang sudah masuk ke kami 18 ribu, dan harus kami proses dari pembuatan surat ukur kemudian diumumkan untuk transparansi agar tidak ada masalah. Terakhir setelah pengumuman, disahkan baru diproses menjadi sertipikat elektronik. Tahun ini semua dibagikan,” pungkasnya. (*)









Tinggalkan Balasan