DEPOK | HARIAN7.COM — Pemerintah Kota Depok terus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menghadapi tantangan perubahan iklim serta menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Bentuk dukungan tersebut ditunjukkan langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Reni Siti Nuraeni, saat mendampingi tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat dalam kegiatan verifikasi lapangan Program Kampung Iklim (ProKlim) Kategori Utama di RW 03 Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Rabu (5/8/2026).
Reni menegaskan bahwa kehadiran DLHK Kota Depok merupakan komitmen pemerintah daerah untuk memfasilitasi serta memperkuat aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim berbasis komunitas di tingkat tapak.
Inovasi Lingkungan Berbasis Warga
Dalam proses verifikasi ProKlim Kategori Utama tersebut, tim verifikator dari Pemprov Jawa Barat meninjau langsung berbagai inovasi dan aksi nyata yang telah diintegrasikan oleh warga RW 03 Jatijajar.
Beberapa program unggulan yang disimulasikan dan diverifikasi di lapangan meliputi:
- Pengelolaan Sampah Terpadu: Pengoptimalan peran Bank Sampah, gerakan pemilahan sampah organik langsung dari sumbernya (rumah tangga), serta pembuatan kompos mandiri.
- Resapan dan Pengelolaan Air: Pembuatan ratusan lubang resapan biopori, pembangunan sumur resapan, serta pemanfaatan sistem pemanenan air hujan (rainwater harvesting).
- Ketahanan Pangan dan Penghijauan: Pemanfaatan pekarangan rumah melalui urban farming, pembuatan kebun gizi warga, dan penanaman pohon pelindung guna menjaga kualitas udara lokal.
- Edukasi dan Mitigasi Bencana: Kesiapsiagaan warga dalam mengantisipasi potensi bencana lingkungan, dilengkapi edukasi pembiasaan hemat energi di tingkat rumah tangga.
Dorong Budaya Ramah Lingkungan Berkelanjutan
Atas capaian tersebut, Reni memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus RW, para kader, serta seluruh elemen warga RW 03 Kelurahan Jatijajar yang telah konsisten membangun kesadaran dan kekompakan dalam menjaga lingkungan.
Menurut Reni, keterlibatan aktif warga Jatijajar ini patut menjadi contoh bagi wilayah lain di Kota Depok.
”Aksi lingkungan yang dilakukan warga RW 03 Jatijajar ini kami harapkan tidak sekadar menjadi ajang untuk mengejar dan memperoleh penghargaan semata. Lebih dari itu, ini harus menjadi pemicu semangat untuk membangun gaya hidup dan budaya ramah lingkungan yang berkelanjutan,” ujar Reni di lokasi verifikasi, Rabu.
Dengan verifikasi lapangan ini, Pemkot Depok optimistis RW 03 Kelurahan Jatijajar mampu merealisasikan predikat ProKlim Kategori Utama, sekaligus menginspirasi RW lain di Kota Depok untuk terus berinovasi dalam memitigasi dampak perubahan iklim secara mandiri dan konsisten.









Tinggalkan Balasan