Laporan: Muhamad Nuraeni

GROBOGAN | HARIAN7.COM – Kesempatan belajar dunia kerja tidak selalu harus dimulai dari perusahaan besar. Di Kabupaten Grobogan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi membuka ruang bagi generasi muda untuk mendapatkan pengalaman langsung melalui program magang nasional.

Untuk memastikan peserta yang terpilih benar-benar sesuai kebutuhan, Lapas Purwodadi menggelar proses seleksi secara bertahap melalui platform Web MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan, kemudian dilanjutkan dengan wawancara tatap muka.

Seleksi ini menjadi perhatian karena Lapas tidak hanya mencari peserta magang, tetapi juga berupaya menghadirkan proses rekrutmen yang terbuka, adil, dan bebas perlakuan khusus.

Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto, mengatakan transparansi menjadi prinsip utama dalam setiap tahapan seleksi. Menurutnya, program magang merupakan sarana pembelajaran bagi peserta sekaligus menjadi jembatan untuk memperkenalkan tugas dan fungsi pemasyarakatan kepada masyarakat.

“Kami memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai aturan yang telah ditetapkan, dilakukan secara adil, transparan, dan profesional sehingga peserta yang terpilih benar-benar memiliki kompetensi sesuai kebutuhan,” ujar Erik.

Ia menjelaskan, melalui program tersebut peserta tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga belajar mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, serta nilai integritas yang diterapkan dalam lingkungan kerja pemerintahan.

Sementara itu, Kasubbag Tata Usaha Lapas Purwodadi Sri Koestiana Heri Purwati menjelaskan, proses seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pendaftaran daring hingga wawancara langsung.

“Tidak ada perlakuan khusus kepada peserta. Seluruhnya diberikan kesempatan yang sama sesuai dengan kriteria dan hasil penilaian,” katanya.

Menurut Sri, penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan serta kesesuaian peserta dengan kebutuhan pelaksanaan program magang di Lapas Kelas IIB Purwodadi.

Melalui program ini, peserta nantinya diharapkan mendapatkan gambaran nyata mengenai tata kelola administrasi, budaya kerja, hingga pelayanan publik di lingkungan pemasyarakatan.

Bagi Lapas Purwodadi, program magang bukan hanya tentang memberikan tempat belajar bagi peserta, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat hubungan antara lembaga pemasyarakatan dengan masyarakat.

Dengan proses seleksi yang mengedepankan prinsip transparansi dan profesionalitas, Lapas Kelas IIB Purwodadi berharap program tersebut mampu mencetak generasi muda yang memiliki kompetensi, pengalaman kerja, serta karakter disiplin dan berintegritas.

Lapas Purwodadi menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan prima, baik kepada warga binaan maupun masyarakat luas.