Laporan: Fera Marita
KAB.SEMARANG | HARIAN7.COM – Pengabdian Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur.
Di balik pembangunan jalan desa dan rehabilitasi mushola, kepedulian terhadap kondisi kesehatan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam kegiatan TMMD.
Seperti yang dilakukan petugas kesehatan Posko TMMD Desa Cukil, Supriyono dari RST Dr. Asmir Salatiga. Pada Sabtu (18/7/2026) siang, ia mendatangi rumah Wahidi (72), warga Dusun Gompyong yang telah menderita stroke selama 17 tahun.
Kunjungan tersebut dilakukan karena kondisi Wahidi yang membuatnya sulit untuk beraktivitas dan tidak memungkinkan datang langsung ke posko kesehatan.
“Kami mendapat informasi bahwa salah satu warga Gompyong sudah mengalami stroke selama 17 tahun. Makanya kami mau melakukan cek kesehatan ke rumah beliau,” ungkap Supriyono kepada harian7.com.
Dalam kunjungan tersebut, Supriyono melakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk mengecek tekanan darah Wahidi. Selain itu, ia juga memberikan edukasi kepada keluarga mengenai penggunaan kursi roda yang baru diterima Wahidi melalui program TMMD.
“Beliau kan stroke. Tidak bisa ke mana-mana, makanya kita yang berinisiatif mendatangi rumahnya,” ujarnya.
Menurut Supriyono, pelayanan kesehatan dengan mendatangi rumah warga merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian agar masyarakat tetap mendapatkan perhatian medis meski memiliki keterbatasan mobilitas.
Kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menghadirkan sentuhan kemanusiaan melalui pelayanan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.









Tinggalkan Balasan