Laporan: Tambah Santoso

JEPARA | HARIAN7.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jepara mengambil langkah proaktif dalam membentuk karakter generasi muda yang taat hukum dan berakhlak mulia. Pada Jumat (17/7/2026) pagi, jajaran Satlantas menggelar sosialisasi keselamatan berlalu lintas sekaligus kampanye anti-perundungan (anti-bullying) di MI Mambaul Masholih, Desa Mambak, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara.

Kegiatan interaktif yang dimulai pukul 09.00 WIB ini diintegrasikan ke dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau yang akrab disebut “Mata Muda” di madrasah tersebut. Langkah ini merupakan wujud nyata implementasi UU No. 2 Tahun 2002 tentang Polri dan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang selaras dengan Rencana Kerja (Renja) Satlantas Polres Jepara TA 2026.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Jepara, IPDA Hariyono, yang memimpin langsung jalannya sosialisasi, menyampaikan bahwa edukasi ini bertujuan membentuk karakter generasi muda yang sadar hukum sejak dini. Upaya ini juga menjadi strategi jangka panjang kepolisian untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Jepara.

“Kami ingin anak-anak kita memahami pentingnya keselamatan di jalan raya sejak usia sedini mungkin. Bersamaan dengan itu, kami juga menekankan betapa bahayanya perundungan atau bullying antar sesama teman di sekolah,” ujar IPDA Hariyono.

Ia menambahkan, target dari kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan demi mewujudkan situasi Kamseltibcarlantas yang kondusif di Jepara, sekaligus melahirkan lingkungan sekolah yang harmonis, aman, dan nyaman tanpa kekerasan.

Di hadapan para murid dan dewan guru MI Mambaul Masholih, jajaran personel Kamsel Satlantas Polres Jepara menyampaikan materi dengan metode yang ceria, komunikatif, dan mudah dipahami oleh anak-anak.

Beberapa poin edukasi penting yang ditanamkan meliputi: Mendekatkan sosok Polri yang humanis kepada anak-anak demi menghapus kesan menakutkan, sekaligus mengenalkan tugas polisi dalam menjaga keamanan, edukasi interaktif mengenai arti warna lampu lalu lintas (apill) dan rambu-rambu dasar di jalan raya, mempraktikkan tata cara memakai helm Standar Nasional Indonesia (SNI) yang benar dan klik saat anak-anak dibonceng oleh orang tua serta engajarkan langkah-langkah aman menyeberang jalan, khususnya dengan memanfaatkan fasilitas Zebra Cross dan memberikan pemahaman komprehensif mengenai dampak buruk perundungan fisik maupun verbal, serta memotivasi siswa agar saling menyayangi.

Kehadiran Korps Sabuk Putih ini mendapat sambutan hangat. Pihak sekolah, dewan guru, hingga wali murid memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif humanis yang dilakukan oleh Satlantas Polres Jepara.

Kegiatan yang berlangsung semarak ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif bertabur hadiah ringan, serta foto bersama yang dipenuhi keceriaan dan antusiasme tinggi dari para siswa.