Laporan: Muhamad Nuraeni
SALATIGA | HARIAN7.COM – Suasana penyembelihan hewan qurban di Komplek Masjid Darul Solikhin LDII, Kampung Dukuh Krajan, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, mendadak berubah duka, Rabu (27/5/2026). Seorang tukang kelet hewan qurban dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan pekerjaannya.
Korban diketahui bernama TS (60), warga Jalan Sawo Gang Durian, Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga. Ia diduga meninggal akibat serangan jantung ketika membantu proses penanganan hewan qurban.
Kapolsek Sidomukti Kompol Sunoto melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Dukuh AIPTU Sunardi menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat jamaah Masjid Darul Solikhin melaksanakan penyembelihan dua ekor sapi dan tiga ekor kambing secara gotong royong.
“Untuk membantu kelancaran proses penyembelihan, panitia mengundang tenaga kelet profesional. Namun saat bertugas, setelah hewan qurban pertama disembelih, korban yang bermaksud membantu menggeser atau mengangkat sapi yang habis disembelih untuk dikeleti, tiba-tiba mengeluhkan sakit pada bagian dada,” jelas AIPTU Sunardi.
Mengetahui kondisi tersebut, warga bersama panitia qurban segera memberikan pertolongan pertama dan memanggil ambulans untuk membawa korban ke RSU Salatiga. Namun, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi melalui Plh Kasi Humas Polres Salatiga IPDA Sutopo menyampaikan, hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban diduga meninggal akibat serangan jantung.
“Dari hasil pengecekan juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun kecelakaan pada tubuh korban,” jelas IPDA Sutopo kepada harian7.com
Pihak keluarga disebut telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Korban rencananya dimakamkan di TPU Sembojo, Salatiga.
Polres Salatiga turut mengimbau masyarakat agar mengutamakan keselamatan dan kesehatan selama pelaksanaan Idul Adha, khususnya saat proses penyembelihan hewan qurban.
“Kami mengajak masyarakat tetap menjaga kebersamaan, kerukunan, serta memperhatikan faktor keselamatan karena sewaktu-waktu bisa terjadi hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat, lanjutnya, merupakan bagian dari pelayanan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif selama perayaan Idul Adha di Kota Salatiga.









Tinggalkan Balasan