HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Siaga Eskalasi, AKBP Ratna Cek ‘Senjata’ Rahasia Dalmas Polres Semarang

Laporan: Shodiq

KABUPATEN SEMARANG,HARIAN7.COM – Memastikan kesiapan personel menghadapi potensi lonjakan situasi keamanan, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy melakukan inspeksi mendadak terhadap peralatan Pengendalian Massa (Dalmas). Tak sekadar mengecek fisik, perwira menengah ini bahkan menjajal langsung operasional catching net atau alat pelontar jaring di Lapangan Catur Prasetya, Rabu (8/4/2026).

Langkah ini diambil sebagai respons antisipatif terhadap dinamika kamtibmas di wilayah Kabupaten Semarang. Didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU), AKBP Ratna memeriksa satu per satu kelengkapan material khusus (almatsus) Polri untuk memastikan semuanya dalam kondisi siap tempur.

Baca Juga:  Polisi Ringkus Pemilik Celurit Raksasa yang Digunakan untuk Aksi Premanisme di Ungaran

Momen menarik terjadi saat Kapolres secara teknis mempraktikkan penggunaan catching net. Alat ini merupakan perangkat standar Polri yang digunakan untuk melumpuhkan target bergerak secara efektif namun tetap aman.

Baca Juga:  Tiga Inovasi Diklat PKN II Dilaunching Pj.Bupati Cilacap, Apa Saja?

“Seluruh personel wajib menguasai alat ini. Kita harus bertindak profesional, humanis, dan sesuai SOP di lapangan,” tegas AKBP Ratna di sela-sela pengecekan.

Ia menambahkan bahwa pengecekan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan jaminan bagi masyarakat bahwa Polri selalu siap hadir sebagai pelindung dan pengayom. Pendekatan persuasif tetap menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan massa.

Baca Juga:  Ranting Kering Tersangkut di Kabel Listrik, Warga Khawatir Timbulkan Bahaya

“Kegiatan ini adalah bentuk kesiapan kami mengantisipasi perkembangan situasi di Kabupaten Semarang. Kita ingin setiap tindakan di lapangan terukur dan sesuai prosedur hukum,” imbuhnya.

Menutup rangkaian inspeksi, Kapolres memantau langsung simulasi latihan formasi Pleton Dalmas, mulai dari tahap awal hingga lanjut. Latihan ini bertujuan memantapkan koordinasi antar-personel agar tetap solid saat menghadapi situasi kontinjensi yang sebenarnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!