HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Borobudur, Kopeng, dan Rawa Pening Bakal Disatukan dalam Aglomerasi Wisata

Laporan: Shodiq

MAGELANG,HARIAN7.COM– Kawasan wisata Jawa Tengah bersiap melakukan lompatan besar. Tiga destinasi unggulan—Candi Borobudur, Kopeng, dan Rawa Pening—akan diintegrasikan dalam satu konsep aglomerasi pariwisata guna memperkuat daya tarik global dan menggerakkan ekonomi lokal.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan bahwa konsep ini bertujuan agar wisatawan tinggal lebih lama (longer stay) di Jawa Tengah. Hal ini disampaikan saat meninjau kawasan Borobudur di Kabupaten Magelang, Minggu (19/4/2026).

Baca Juga:  PT S2P PLTU Cilacap Terima Award Dari Pemkab Cilacap

“Aglomerasi wisata ini akan kita kembangkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Borobudur akan menjadi pusat yang terhubung dengan Kopeng dan Rawa Pening sebagai penyangga,” ujar Luthfi.

Menurutnya, Borobudur bukan sekadar objek wisata, melainkan warisan budaya dunia UNESCO yang memiliki magnet sejarah, religi, dan olahraga. Potensi ini diperkuat dengan agenda internasional rutin seperti Borobudur Marathon dan perayaan Waisak.

Baca Juga:  Optimalkan Zakat, Pemprov Jateng Tekan Angka Kemiskinan Lewat Sinergi Baznas-MUI

Saat ini, pemerintah pusat tengah fokus pada penataan kawasan inti candi, sementara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan wilayah penyangga melalui penguatan infrastruktur dan aksesibilitas antar-destinasi.

Baca Juga:  Anggarkan Rp4,1 Miliar, Ahmad Luthfi Siapkan Solusi Irigasi dan Gagal Panen di Karanganyar

“Borobudur adalah kebanggaan bangsa. Kita harus nguri-uri (melestarikan) budaya sekaligus mengoptimalkan pemanfaatannya secara berkelanjutan,” tambahnya.

Konsep aglomerasi ini masih dalam tahap pematangan dan koordinasi intensif dengan kementerian terkait. Pemerintah optimistis integrasi ini akan menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi pelaku usaha di sekitar kawasan wisata tersebut.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Lainya

Tutup
error: Content is protected !!