HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Polres Salatiga Tuntaskan Operasi Keselamatan Candi 2026: 1.017 Pelanggar Ditindak

Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Operasi Keselamatan Candi 2026 yang digelar jajaran Polres Salatiga resmi berakhir pada Sabtu, 15 Februari 2026. Dalam dua pekan pelaksanaan, aparat mencatat capaian penindakan melampaui target yang telah ditetapkan.

Kapolres Salatiga, AKBP Ade Papa Rihi, menyebut hasil operasi menunjukkan angka yang signifikan. “Hasil capaian penindakan pelanggaran lalu lintas melampaui target yang telah ditetapkan,” kata Ade dalam konferensi pers penutupan operasi.

Baca Juga:  Pabrik Kecap Terbakar Hebat di Surabaya, Api Ngamuk, 14 Mobil Damkar Dikerahkan

Selama operasi berlangsung, polisi menindak 1.017 pelanggaran lalu lintas. Rinciannya, 51 pelanggar terekam melalui sistem tilang elektronik atau ETLE statis, 382 pelanggar dikenai tilang manual, dan 584 lainnya diberikan teguran.

Menurut Ade, capaian tersebut membuat target Operasi Keselamatan Candi 2026 tercapai lebih dari 100 persen, tepatnya 104 persen. Ia menilai angka itu mencerminkan efektivitas pendekatan yang dilakukan aparat di lapangan.

Baca Juga:  Dugaan Penyimpangan Pengadaan Pembuatan Aplikasi SIM di RSUD Salatiga senilai Rp 665 Juta Dikabarkan Sejumlah Pegawai Diperiksa Polisi

Dari sisi kecelakaan, selama periode operasi tercatat tiga kejadian kecelakaan lalu lintas dengan kategori ringan. Tidak ada kecelakaan berat maupun korban meninggal dunia. Dibandingkan periode sebelumnya, angka ini disebut menunjukkan tren penurunan.

“Keberhasilan ini menunjukkan sinergi antara petugas dan masyarakat dalam meningkatkan disiplin berlalu lintas. Upaya preventif, edukatif, serta penegakan hukum yang terukur menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kota Salatiga,” ujar Ade.

Baca Juga:  Truk Terguling di Turunan Medayu Tabrak Tiga Sepeda Motor, Satu Pengendara Tewas

Meski operasi telah berakhir, Kapolres mengimbau masyarakat tetap menjaga disiplin berlalu lintas. Ia menegaskan, keselamatan di jalan tidak berhenti ketika operasi selesai. “Keselamatan adalah budaya, bukan sekadar target angka,”pungkas kapolres.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Lainya

error: Content is protected !!