HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Rakoorlak Dibedah, Mas Bupati Klaten Ingatkan Program Tak Boleh Setengah Matang

KLATEN | HARIAN7.COM – Pemerintah Kabupaten Klaten menatap Tahun Anggaran 2026 dengan sikap lebih waspada. Evaluasi kegiatan 2025 dan pemetaan program tahun depan menjadi fokus utama dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan (Rakoorlak) yang digelar di Pendopo Kabupaten Klaten, Kamis (22/1/2026).

Rakoorlak yang difasilitasi Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Klaten ini dihadiri Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Penjabat Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, para Camat, serta jajaran terkait lainnya. Forum ini menjadi titik temu evaluasi sekaligus peringatan dini agar pelaksanaan pembangunan tidak tersandung persoalan klasik.

Baca Juga:  Mantab! Rembang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Program Keamanan Pangan Olahan Siap Saji

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Klaten, Widowati, menyampaikan bahwa Rakoorlak digelar untuk memaparkan sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program dan kegiatan hingga 31 Desember 2025, serta menyusun perencanaan program Tahun Anggaran 2026 secara lebih terukur.

“Sebelum Rakoorlak dilaksanakan, telah dilakukan desk pengendalian program kegiatan perangkat daerah sesuai dengan koordinasi masing-masing asisten. Desk tersebut berfungsi untuk mengidentifikasi permasalahan pada setiap OPD sekaligus memaparkan kegiatan yang akan dilaksanakan,” jelasnya.

Baca Juga:  Alkisah, Pertikaian Pohon Mangga Berujung Parang Terayun di Sidoyoso

Menurut Widowati, perencanaan yang realistis menjadi kunci agar program tidak berhenti di atas kertas. Pengendalian dan monitoring juga diharapkan dilakukan secara berkala, tepat waktu, dan akurat, dengan komitmen penuh seluruh perangkat daerah.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menegaskan bahwa kematangan perencanaan menjadi syarat utama agar program dapat dijalankan secara efektif. Ia mengingatkan bahwa tidak semua program dapat dieksekusi pada 2026 karena harus menyesuaikan kondisi riil di lapangan.

Baca Juga:  Derita Usia Senja, Nenek Sukirah Lumpuh dan Hidup Sebatang Kara di Gubuk Reyot, Ironis Pemerintah Setempat Seolah Menutup Mata

“Perencanaan harus dipastikan sudah disusun secara matang sehingga pelaksanaannya bisa berjalan dengan baik. Di tahun 2026 ini memang tidak semua program bisa dilaksanakan, karena harus menyesuaikan dengan kondisi di lapangan,” ungkapnya.

Mas Bupati juga menekankan pentingnya keselarasan program dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Klaten, sehingga pembangunan benar-benar menyasar program prioritas.

“Harapannya, perjalanan pemerintahan Kabupaten Klaten ke depan dapat berjalan lancar dan dimudahkan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat dilaksanakan secara maksimal,” pungkasnya.(Zian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!