HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Polsek Tambakromo Gagalkan Tawuran Remaja di Perbatasan Desa

Laporan: Tambah Santoso

PATI | HARIAN7.COM – Aksi tawuran antarremaja nyaris pecah di perbatasan Desa Tambakromo dan Sitirejo, Kabupaten Pati, Minggu (2/11) dini hari. Beruntung, kesigapan petugas Polsek Tambakromo menggagalkan rencana bentrok tersebut sebelum sempat terjadi.

Sekitar pukul 02.00 WIB, tim patroli Kamtibmas yang dipimpin Bawas Polsek Tambakromo menemukan sekelompok remaja, sekitar 15 orang berkumpul di titik gelap di antara dua desa. Dari pemeriksaan di lapangan, polisi mengamankan dua remaja berinisial F (17) dan M (15), keduanya warga Sitirejo. Belasan lainnya kabur begitu mengetahui kedatangan petugas.

Baca Juga:  Wali Kota Salatiga Kecam Aksi Anarko Perusuh di Semarang: Noda di Tengah Aksi Damai May Day!

“Dari hasil pemeriksaan, mereka mengaku sedang menunggu pemuda Tambakromo untuk kemudian melakukan penyerangan dengan lemparan batu,” ungkap Kapolresta Pati melalui Kapolsek Tambakromo AKP Mukhlison, Minggu (2/11).

AKP Mukhlison menegaskan, tindakan cepat aparat berhasil mencegah potensi konflik antarpemuda di wilayahnya.

“Kami bertindak responsif agar gangguan kamtibmas seperti tawuran tidak terjadi. Ini upaya menjaga keamanan masyarakat,” ujarnya.

Dari hasil penyisiran di lokasi, polisi tidak menemukan senjata tajam atau benda berbahaya lainnya. Namun, aksi kumpul di tempat gelap sambil menunggu lawan dinilai sebagai tindakan yang membahayakan.

Baca Juga:  Pastikan Berlaga di Liga 3 RJT, PSISa Salatiga Seleksi Cari Pemain Terbaik

“Berada di tempat gelap dan menunggu untuk melempar batu merupakan tindakan yang membahayakan warga,” tegas Mukhlison.

Sebagai langkah penanganan, petugas memanggil orang tua kedua remaja serta perwakilan pemerintah desa ke Mapolsek Tambakromo. Mereka mendapat pembinaan dan penjelasan mengenai konsekuensi hukum dari tindakan tersebut.

“Kami mengedepankan pembinaan karena mereka masih pelajar, tetapi tetap kami beri peringatan keras. Jika mengulangi, tentu ada penindakan hukum,” jelasnya.

Baca Juga:  Kapolres Ngawi Pimpin Upacara Sertijab, Kasat Samapta, Kasatlantas dan Kapolsek Jogorogo, Begini Jelasnya

Usai pembinaan, kedua remaja diserahkan kembali kepada orang tua masing-masing dengan pendampingan perangkat desa. Polisi juga meminta keluarga untuk lebih ketat mengawasi anak-anak mereka.

“Peran keluarga sangat penting dalam mencegah kenakalan remaja,” tambah Kapolsek.

AKP Mukhlison memastikan pihaknya akan memperkuat patroli terutama pada jam-jam rawan untuk mencegah aksi serupa.

“Kami akan intensifkan patroli dan tidak segan bertindak tegas demi menjaga Tambakromo tetap aman dan kondusif,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!