HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Inilah Tujuh Imam Tarawih Masjidil Haram Ramadan 1447 H

MAKKAH | HARIAN7.COM – Otoritas Arab Saudi mengumumkan susunan imam yang akan memimpin salat Tarawih di Masjidil Haram selama bulan Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Tujuh imam senior dijadwalkan bergantian mengimami jamaah di masjid suci umat Islam tersebut.

Pengumuman disampaikan oleh Presidency of the Two Holy Mosques menjelang datangnya Ramadan, periode yang setiap tahun dipadati jutaan jamaah umrah dari berbagai penjuru dunia.

Nama-nama yang ditetapkan bukan sosok baru. Mereka dikenal luas di dunia Islam karena kualitas bacaan Al-Qur’an sekaligus peran keilmuan yang dijalani di berbagai lembaga pendidikan tinggi di Arab Saudi.

Baca Juga:  Menhan Sjafrie Kunjungi Yonif TP 806/Satya Inyomusi di Sorong

Abdur Rahman As-Sudais, Presiden Presidensi Urusan Dua Masjid Suci, kembali masuk dalam daftar. Ia dikenal dengan gaya tilawah yang tegas dan sarat penghayatan. Maher Al-Muaiqly, imam Masjidil Haram lainnya, memiliki bacaan yang tenang dan terukur, dengan pengaruh luas di tingkat internasional.

Baca Juga:  DJP Jatim Gelontorkan Rp19 Triliun! Tapi Dana Desa Masih Tersendat Gara-Gara Dokumen

Nama Abdullah Juhany juga tercantum. Selain dikenal dengan suara yang merdu dan ritmis, ia berkiprah sebagai dosen di Universitas Umm Al-Qura, Makkah. Bandar Baleelah dan Badr Al-Turki, yang sama-sama berlatar akademisi, dikenal dengan bacaan yang khusyuk dan reflektif.

Sementara itu, Yasser Ad-Dawsary, imam dengan suara lantang dan khas, aktif mengajar di Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud. Waleed Al-Shamsan melengkapi daftar dengan gaya bacaan yang emosional dan menyentuh.

Baca Juga:  HUT ke-74 Humas Polri, Polres Salatiga Gelar Donor Darah Bersama Karyawan AMT

Salat Tarawih merupakan bagian penting dari rangkaian ibadah Ramadan di Masjidil Haram. Bacaan Al-Qur’an disampaikan secara bertahap hingga khatam selama satu bulan penuh. Kehadiran para imam tersebut diharapkan menjaga kekhidmatan ibadah, baik bagi jamaah yang hadir langsung di Masjidil Haram maupun umat Islam di berbagai negara yang mengikutinya melalui siaran langsung dan platform digital.(Sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!