HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Genangan Air Surut, Stasiun Pekalongan – Sragi Sudah Dapat Dilalui KA

SEMARANG | HARIAN7.COM – KAI Daop 4 Semarang menyampaikan bahwa genangan air yang sebelumnya terjadi pada jalur kereta api petak jalan Stasiun Pekalongan – Sragi saat ini telah surut dan ketinggian air sudah di bawah kepala rel.

Saat ini jalur kereta api di lokasi terdampak sudah dapat dilewati perjalanan KA dengan pembatasan kecepatan maksimal 30 km/jam disertai pengawasan intensif oleh petugas prasarana di lapangan.

Selanjutnya, KAI Daop 4 Semarang memfokuskan seluruh upaya pada percepatan normalisasi jalur KA guna memastikan kondisi lintasan kembali aman dan andal untuk dilalui perjalanan kereta api.

Baca Juga:  KAI Daop 4 Semarang Sediakan 97 Ribu Tiket di Libur Panjang Idul Adha

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengatakan bahwa setelah genangan surut, petugas prasarana langsung melakukan berbagai langkah teknis untuk memperbaiki geometri rel atau mengembalikan posisi rel agar sesuai standar teknis baik dari sisi ketinggian, kelurusan, kemiringan, dan kestabilan.

“Dalam prosesnya, KAI Daop 4 juga mengerahkan alat Kereta Perawatan Jalan Rel (KPJR) untuk mengoreksi penurunan rel, memperbaiki elevasi jalur, dan menyesuaikan ketinggian rel. Selain itu juga dikerahkan excavator untuk membantu proses perbaikan lainnya,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).

Baca Juga:  Kualifikasi Piala Asia U-23 di Solo, Polda Jateng Jamin Keamanan

Menurutnya, Pasca surutnya genangan air, fokus saat ini adalah percepatan normalisasi jalur KA agar dapat kembali beroperasi secara optimal dan aman.

“Untuk saat ini, jalur sudah dapat dilalui kereta api dengan pembatasan kecepatan maksimal 30 km/jam. Kami berharap seluruh upaya ini dapat segera mengembalikan perjalanan KA seperti sedia kala,” jelasnya.

Baca Juga:  Pengurus Relawan DGP8 Jateng Adakan Halal Bihalal dan Resmikan Kantor Sekretariat Baru

Sementara itu, lanjut Luqman, sejak terjadinya gangguan akibat genangan air, Jumat (16/1) hingga Senin (19/1), tercatat sebanyak 108 perjalanan KA terpaksa dibatalkan serta 31 perjalanan KA harus melakukan pengalihan rute (memutar) dan mengalami kelambatan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. KAI berkomitmen untuk terus mempercepat proses normalisasi dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan perjalanan kereta api,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Lainya

error: Content is protected !!