Sejumlah Sekolahan di Kaloran Terima Bantuan Al-Qur’an, Sasarannya Bagi yang Benar-Benar Membutuhkan
Penulis: Ratmaningsih | Kontributor Temanggung
TEMANGGUNG | HARIAN7.COM – Wujud kecintaan terhadap agama Islam ditunjukkan oleh Satria Ardiansyah, warga Kedu, Temanggung, dengan mewakafkan puluhan kitab suci Al-Qur’an kepada sejumlah penerima manfaat. Bantuan tersebut disalurkan ke Mushola Nurul Huda, TPQ Nurul Hidayah Muneng, TPQ RT 02 dan RT 01 Mantenan, warga sekitar Tegowanuh, Keblukan, Kaloran, serta beberapa sekolah seperti SD Negeri Tegowanuh dan MI Sumur Bandung Kaloran, Temanggung. Penyaluran bantuan berlangsung sejak Minggu hingga Jumat, 16–21 November 2025.
Satria mengatakan bahwa dirinya rutin menyerahkan wakaf Al-Qur’an setiap tiga atau empat bulan sekali kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Harapannya, kitab suci tersebut dapat dibaca dan menambah keimanan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Rizqie Al Hidayah yang telah meluangkan waktu untuk menyalurkan bantuan tersebut kepada warga.
“Rata-rata tiap tempat mendapatkan tujuh eksemplar namun ada juga yang lebih,” ujarnya.
Kepala Sekolah MI Sumur Blandung, Surantiah, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diterima dan menegaskan bahwa Al-Qur’an tersebut akan digunakan dengan sebaik-baiknya.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Mas Satria atas wakaf al-Qur’an ini. Insyaallah akan kami gunakan dengan baik. Alhamdulillah di Mi Sumur blandung sendiri ada kelas tahfiz dan program unggulan. Setiap pagi mengaji bersama menggunakan al-quran bagi yang mengikuti kelas unggulan.” tutur Surantiah.
Sementara itu, Rizqie Al Hidayah, selaku penyalur wakaf sekaligus Ketua Taman Bacaan Masyarakat Bangga Pratama Kaloran, berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan semangat beribadah.
Ia bersama Siti Muzaidah, bendahara TBM, menyalurkan total enam puluh satu eksemplar Al-Qur’an kepada para penerima.
Terlihat kebahagiaan dan rasa haru dari penerima wakaf, mengingat bantuan tersebut sangat mereka butuhkan. Pengelola berharap dukungan serupa bisa terus berlanjut untuk memperkuat pendidikan keagamaan di lingkungan masyarakat.(*)











Tinggalkan Balasan