Kegiatan Isi Ramadhan, SMP Negeri 1 Temanggung Berbagi untuk Tumbuhkan Jiwa Sosial yang Tinggi Bagi Siswanya
Penulis: Ratmaningsih
Kontributor | Temanggung
TEMANGGUNG | HARIAN7.COM – SMP Negeri 1 Temanggung melalui kegiatan berbagi takjil ingin mengajarkan kepada siswanya bahwa berbuat kebaikan itu harus ditanamkan sejak anak masih sekolah. Demikian dikatakan Petrus pinarwanto bagian kesiswaan disela kegiatan berlangsung bersama seluruh pengurus OSIS di depan Bank BCA, Kabupaten Temanggung, Rabu (19/3/2025).
“Ini memang kegiatan kegiatan rutin di sekolah kami setiap bulan ramadhan. Kita ajarkan tentang kepedulian kepada sesama yang membutuhkan, ini merupakan program tahunan supaya murid memiliki karakter, juga empati supaya ibadahnya dapat, spiritualnya dapat, dan memiliki hati yang care terhadap sesama,” jelas Petrus.
Menurutnya siswa yang non muslim bisa menyesuaikan dengan mengikuti kegiatan seperti berbagi takjil dan buka puasa bersama. Jadi mereka juga ikut merasakan kebersamaan melalui kegiatan bulan ramadhan bersama siswa yang beragama islam.
Sementara itu ketua OSIS, Anton Sujarwo kelas Vlll-C mengatakan, Pembagian takjil gratis ini ide dari siswa dan didukung oleh sekolah sehingga terwujud kegiatan dengan mempersiapkan 150 bungkus takjil.
“Kami mengumpulkan dana dan mengajukan proposal kepada kepala sekolah, dan hari ini diikuti oleh 53 pengurus OSIS yang akan membagikan takjil kepada yang membutuhkan,” bebernya.
Lebih lanjut Anton menambahkan, bahwa Ramadhan tahun ini ada berbagai kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa muslim, diantaranya berbagi takjil dan pesantren kilat. Kami belajar tentang rasa peduli terhadap masyarakat sekitar dan berharap
kegiatan seperti ini akan terus berlanjut di tahun mendatang.
“Dengan adanya kegiatan ini pasti menumbuhkan jiwa sosial yang tinggi dalam hati kami,” imbuhnya.
Begitu paket takjil dibagikan banyak pejalan kaki berebut hingga siswa kewalahan dalam membagikan. Hal ini karena memang tempat kegiatan selalu ramai pejalan kaki dan pengendara kendaraan yang melintas. Ada rasa bangga tersendiri bagi siswa yang mengikuti kegiatan tersebut. Hingga waktu berbuka tiba semua berbuka dan ditutup dengan berdoa bersama guru, komite dan wali murid yang mendampingi selama kegiatan berlangsung.
Tinggalkan Balasan