HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Pelaku Keji Ditangkap, Seorang Ayah Di Salatiga Tega Cabuli Anaknya Yang Berusia 6 Tahun

 

Polisi saat menangkap pelaku.

Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Polres Salatiga berhasil mengungkap kasus asusila yang mengejutkan, di mana seorang lelaki berusia setengah abad, BS, ditangkap karena diduga melakukan perbuatan cabul terhadap anaknya yang baru berusia 6 tahun. 

Kejadian tragis ini terjadi di sebuah rumah kost di Salatiga pada bulan Desember 2023.

Pelapor, yang juga ibu kandung korban, curiga setelah melihat perilaku aneh anaknya. Setelah penyelidikan oleh Sat Reskrim Polres Salatiga, pelaku berhasil diamankan pada hari Senin, 8 Januari 2024.

Baca Juga:  Mencuatnya Isu Pungutan Pembuatan Sertifikat Tanah, Sofyan : 'Pembuatan Sertifikat di BPN Gratis, Namun Biaya Patok dan Dokumen Bukti Kepemilikan Ditanggung Masyarakat'

Kasat Reskrim Polres Salatiga, AKP M. Arifin S.Sos., MH, mengungkapkan bahwa korban mengaku telah disuruh oleh ayahnya memegang alat kelamin saat ibunya pergi ke pasar. 

“Pelaku juga melakukan perbuatan cabul yang menyebabkan luka pada alat kelamin korban, dengan membekap mulutnya agar tidak berteriak,”katanya, Rabu (10/1/2024).

Baca Juga:  Satresnarkoba Polres Nganjuk Berhasil Amankan Pengguna Sabu

Kapolres Salatiga, AKBP Aryuni Novitasari melalui Kasi Humas IPTU Henri Widyoriani mengatakan, pelaku berhasil diamankan setelah adanya bukti berupa visum dan keterangan saksi-saksi. Saat dihadapan penyidik, pelaku mengakui perbuatannya.

“Atas perbuatanya pelaku dijerat pasal 82 Jo Pasal 76E Undang-Undang RI No 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar,”tandas IPTU Henri saat dikonfirmasi harian7.com.

Baca Juga:  Hari Armada RI Tahun 2019, Kodim Cilacap Berikan Kado Terindah

IPTU Henri menegaskan bahwa penanganan korban yang masih di bawah umur melibatkan koordinasi dengan Pemkot Salatiga untuk memberikan pendampingan saat pemeriksaan dan trauma healing. 

“Kasus ini juga menjadi panggilan untuk meningkatkan iman dan taqwa terhadap Tuhan, serta mengajak orang tua untuk lebih mendampingi dan menjaga anak-anak agar tumbuh menjadi individu yang sehat, cerdas, dan bermoral,”terangnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

SPORT

error: Content is protected !!