HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Meriah, Seribu Tumpeng Ramaikan Kirab Grebeg Maulid Nabi Di Kaloran

Penulis : Wahono

Kontributor| Temanggung

Seribu tumpeng dan gunungan di arak dalam kirab untuk memperingati acara grebeg Maulid 1445 H / 2023 di Kaloran.

TEMANGGUNG | HARIAN7.COM – Seribu tumpeng dan gunungan di arak dalam kirab memperingati acara grebeg Maulid 1445 H / 2023. Acara diadakan di dua tempat, untuk umat muslim bertempat di masjid Gede Kaloran, sementara untuk umum kegiatan berupa kirab seribu tumpeng di Kauman, Desa/Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, Kamis (5/10/2023). 

Dengan mengenakan pakaian adat jawa, acara tersebut diikuti sebanyak 15 dusun juga dari beberapa desa tetangga berpartisipasi mengikuti jalannya kirab. Di hadiri oleh Bupati Temanggung, yang di wakilkan oleh Plh Sekda Temanggung, Eko Suprapto, SH, MM. Selain itu mantan Bupati Temanggung juga terlihat memberikan sambutan apresiasi  untuk kegiatan ini.

Baca Juga:  KPRI SEHAT Gelar Rapat Anggota Luar Biasa, Ada Tiga Kandidat Calon Pengurus Baru

Ahmad Syarif Yahya, ketua panitia Grebeg Maulid Masjid Gede Kaloran yang juga salah satu pengasuh pesantren Ridho Allah menjelaskan, acara tersebut merupakan tradisi masyarakat Islam di daerahnya rutin dilaksanakan setiap bulan Maulud menurut kalender Hijriyah.

Menurutnya masyarakat Jawa memiliki cara tersendiri dalam merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW, yaitu dengan berbagi kebahagiaan lewat sedekahan dalam bentuk kenduri dan tumpengan. Generasi muda akhir-akhir ini mulai meninggalkan tradisi tersebut.

Baca Juga:  DUA BULAN VAKUM, KOPERASI ALFA MANDIRI AKHIRNYA CAIRKAN UANG TABUNGAN NASABAH

“Grebeg tersebut juga untuk mempererat ukhuwah wathaniyah atau toleransi serta ukhuwah Islamiyah, mengingat masyarakat Kecamatan Kaloran terdapat berbagai agama yang dianut masyarakatnya.” jelas Ahmad Syarif.

Camat Kaloran Juli Riastiana Trisnamurti, S.Sos. MM mengatakan, grebeg maulid kali ini merupakan acara yang terbesar setelah kurun waktu sekitar sepuluh tahun terakhir. Antusiasme masyarakat mengikuti acara ini sangat luar biasa. Sebagai bukti antusiasme warga, seluruh desa di Kecamatan Kaloran ikut menjadi peserta kirab seribu tumpeng grebeg maulid masjid Gede Kaloran.

Baca Juga:  Ditinggal Panen Padi, Rumah Supikir Nyaris Ludes di Lalap Jago Merah

“Kami masyarakat dan pemerintah Kecamatan Kaloran menyambut baik acara tradisi ini dan tentunya ikut merawat, supaya tradisi ini akan terus berjalan setiap tahunnya. Dengan adanya kegiatan ini, secara tidak langsung dapat menggerakan UMKM, pedagang kaki lima, sehingga roda perekonomian lebih maju dan memberikan hiburan tersendiri untuk masyarakat sekitar.” Ungkapnya.

Juli berharap acara senada bisa di gelar secara rutin karena akan banyak nilai positif dari acara tersebut dan bisa menjadi daya tarik wisata supaya tertarik berkunjung ke Kaloran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!