HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Terkait Duet Pasangan Anis Baswedan dan Cak Imin, Ketua DPC Partai Demokrat Kab Semarang : Saya Sedih dan Kecewa

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Semarang H.Parno (Foto : Andi Saputra/harian7.com). 

UNGARAN | HARIAN7.COM – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Semarang Parno mengaku kecewa atas keputusan sepihak oleh partai Nasdem soal duet pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) untuk Pilpres 2024. 

“Jujur saya merasa sedih dan kecewa karena calon pemimpin seperti itu, jadi sekarang untuk memilih pemimpin yang baik dan benar jadi ragu,” ujarnya, kepada harian7.com, saat ditemu dikantor DPC Demokrat, Jumat (01/09/2023). 

Baca Juga:  Sesalkan Sikap Oknum Mengatasnamakan Agama, Aktivis Pemuda: Stop Provokasi!

Menurutnya, Terkait baliho-baliho yang ada gambar foto Anis Baswedan diturunkan ini perintah dari pusat langsung dan dari DPC Kabupaten Semarang sendiri tidak memasang baliho Anis dari awal sampai sekarang sebelum ada kepastian resmi kalau Anis berpasangan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

Parno menuturkan, Bahwa tidak memasang baliho karena dari awal politik ini belum tentu jelas dan dari awal prediksi ini belum pasti serta masih ada perkembangan – perkembangan hal yang belum tentu duet pasangan Anis dan AHY disahkan. 

Baca Juga:  Taman Mangkubumi Diresmikan: Harapan Baru untuk Ekonomi Sragen

“Saya hanya berkata dari hati nurani, waktu pertemuan di setiap PAC ada bacaleg yang mau pasang, saya hanya memerintahkan pasang gambar kamu sendiri aja tidak masalah tapi jangan pasang gambar dengan Anis Baswedan tetapi kalau sama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak masalah dan saya ijinkan,” jelasnya. 

Baca Juga:  Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan 1445 H Jatuh pada 12 Maret 2024

Parno menambahkan, Dari DPC Kabupaten Semarang tetap satu komando dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) jadi kalau AHY tarik dukungan dari Anis otomatis mundur semua. 

“Saya berharap Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini sendiri bisa menjadi calon wakil presiden (cawapres) dan entah siapa dengan diwakilkan nantinya kalau sudah begini ya jangan dengan Anis lagi,” pungkasnya.

Penulis : Andi Saputra

Editor   : Muhamad Nuraeni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!