HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

PMI Kabupaten Temanggung Gelar Rakercab Pertanggungjawaban Program Tahun 2021 dan Menyusun Rencana Kerja Tahun 2022

Penulis : Wahono | Kontributor Temanggung

Salah satu narasumber ketika memberikan paparan dalam rakercab PMI Temanggung.


TEMANGGUNG, harian7.com
– Dalam rangka Musyawarah Kerja, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Temanggung mengadakan rapat kerja cabang /Rakercab di Gedung PMI, Jl. Wahidin Nomor 8. Temanggung Lor, Kecamatan/Kabupaten Temanggung, Kamis (24/2/2022).

Diikuti oleh pengurus per kecamatan sebanyak empat puluh enam orang sebagai perwakilan juga relawan. Dalam acara tersebut membahas tentang pertanggungjawaban program kerja pada tahun lalu dan menyusun rencana kerja untuk tahun ini.

Baca Juga:  Polemik Jam Masuk Sekolah, Ini Penjelasan Praktisi Kesehatan Anak Remaja

Ahmad Sariyono, S.Pd. M.Pd, selaku sekretaris PMI menjelaskan, Kegiatan pada pagi hari ini membahas tentang pertanggungjawaban program pada tahun 2021 dan menyusun rencana kerja untuk tahun 2022. Namun secara substansi bisa lancar sistem pelayanan kita sudah prima dan progresif.

“Ini dalam rangka percepatan pelayanan karena di masa sekarang ini covid masih menjadi perhatian kami. Kalau mengenai covid dan bencana alam kita menggandeng dinas kesehatan secara otomatis dengan dinas kesehatan tanpa harus MOU. Melalui Desa siaga masyarakat bisa dengan mudah mengakses pelayanan kami,” Jelasnya.

Baca Juga:  Ratusan Warga Ngunut Kabupaten Tulungagung Lakukan Kegiatan Vaksinasi Pfizer

Menjadi catatan kita bahwa tahun ini kita justru di masa pandemi kita kelebihan ketersediaan darah lebih dari seratus persen. Tandasnya.

Sementara menurut Wakil ketua, Trias Widodo. SH, berharap agar generasi muda sekarang mengenal dan memahami akan artinya kesehatan. Bisa ikut andil dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk saling berbagi dengan aktif donor darah.

Baca Juga:  Sebagai Langkah Menyehatkan Masyarakat Dari Serangan Nyamuk Malaria dan Demam Berdarah, Puskesmas Kranggan Melaksanakan GERMAS

“Apabila generasi muda mau berperan aktif maka ketersediaan darah akan stabil sehingga ketika ada yang membutuhkan tidak akan terjadi keterlambatan sehingga akan lebih banyak jiwa tertolong,” Ucapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Lainya

error: Content is protected !!