HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

PP Muhammadiyah Dukung Kebijakan Polri Moderasi Beragama Hingga Pendekatan Humanis

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat bersilaturahmi di pengurus pusat Muhammadiyah

Editor : Shodiq

JAKARTA, Harian7.com – Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menerima kunjungan silarutahmi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama jajarannya. Dalam pertemuan hangat dan akrab itu, PP Muhammadiyah menyatakan mendukung penuh kebijakan Kapolri Listyo Sigit Prabowo yaitu moderasi beragama. 

“Muhammadiyah mendukung program-program pak Kapolri terutama program yang berkaitan dengan moderasi beragama. Jadi pak Kapolri menerangkan tadi moderasi itu merupakan program yang akan beliau kembangkan,” kata Sekjen PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Jumat (29/1). 

Baca Juga:  Dugaan Jual Beli Jabatan Di Dinas P & K Kini Makin Memanas, Ini Kata Kepala Dinas

Selain itu, PP Muhammadiyah memberikan dukungan penuh kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang berkomitmen melakukan pendekatan humanis dan merakyat dalam menangani dan mengatasi persoalan. 

Baca Juga:  Masyarakat Sambut Baik Hadirnya Pinjaman Lunak Melalui Progam yang Diprakarsai Relawan PROGO PERI

“Kami bahkan tadi menguslkan tagline baru untuk Kapolri, yaitu Polisi sahabat umat,” tekan Mu’ti. 

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, moderasi beragama merupakan salah satu formula untuk menekan paham-paham radikal dan intoleransi dengan cara soft approach. 

“Pemahaman tentang moderasi beragama tentunya jauh lebih bermanfaat daripada kita melakukan pendekatan-pendekatan yang bersifat hard (keras),” tambah Listyo Sigit. 

Baca Juga:  Cawapres 03 Mahfud MD Tanggapi Dugaan Algoritma Penguncian Suara Ganjar-Mahfud oleh PDIP, Begini Jelasnya

Penguatan moderasi beragama di Indonesia saat ini penting dilakukan didasarkan fakta bahwa Indonesia adalah bangsa yang sangat majemuk dengan berbagai macam suku, bahasa, budaya dan agama. Indonesia juga merupakan negara yang agamis walaupun bukan negara berdasarkan agama tertentu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Lainya

error: Content is protected !!