DEPOK, HARIAN7.COM — Sebanyak 122 pegolf junior dari 13 negara berkumpul di Emeralda Golf Club, Tapos, Kota Depok, Jawa Barat, untuk mengikuti turnamen golf junior internasional ke-5 yang memperebutkan Piala Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan trofi Persatuan Golf Indonesia (PGI).

Turnamen yang berlangsung pada 13–15 Oktober 2026 ini menjadi ajang bagi para pegolf muda untuk menguji kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding di tingkat internasional.

Kota Depok juga mengirimkan wakilnya dalam kejuaraan tersebut, yakni Rakha Faiz Hamzah. Kehadiran Rakha diharapkan dapat menjadi kesempatan untuk mengasah kemampuan dan menambah pengalaman menghadapi pegolf junior dari berbagai negara.

Ketua PGI Kota Depok, Hamzah, berharap turnamen golf junior internasional ini tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan pengembangan atlet-atlet muda Indonesia.

Menurut dia, kompetisi internasional seperti ini memiliki peran penting dalam mempersiapkan pegolf junior agar mampu bersaing dan berprestasi di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.

“PGI berharap turnamen golf junior ini dapat menjadi wadah pembinaan dan pengembangan atlet-atlet golf muda Indonesia agar mampu berprestasi di tingkat daerah, nasional, maupun internasional,” ujar Hamzah,Kamis (15/10/2026)

Tanamkan Karakter dan Sportivitas

Hamzah mengatakan, olahraga golf tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknik dan pencapaian prestasi. Lebih dari itu, golf juga mengajarkan nilai-nilai karakter yang penting bagi perkembangan generasi muda.

Nilai-nilai tersebut meliputi kejujuran, disiplin, sportivitas, tanggung jawab, serta rasa hormat kepada sesama.

Melalui turnamen ini, PGI berharap para peserta dapat memperoleh pengalaman berharga, baik dalam meningkatkan kemampuan bermain maupun membangun karakter sebagai atlet.

Hamzah juga berharap semakin banyak anak-anak di Depok dan berbagai daerah di Indonesia yang tertarik mengenal serta menekuni olahraga golf.

Dengan demikian, golf tidak hanya berkembang sebagai olahraga prestasi, tetapi juga semakin dikenal dan dapat diakses oleh berbagai kalangan masyarakat.

Perlu Dukungan Pembinaan Berkelanjutan

Untuk mendorong perkembangan atlet junior, Hamzah menilai dukungan dari berbagai pihak diperlukan, mulai dari orang tua, pelatih, klub golf, sponsor, hingga pemangku kepentingan lainnya.

Dukungan tersebut diharapkan dapat membangun sistem pembinaan atlet junior yang terarah dan berkesinambungan.

Pembinaan sejak usia dini dinilai penting untuk memberikan kesempatan kepada atlet muda dalam mengembangkan potensi, meningkatkan keterampilan, serta memperoleh pengalaman mengikuti kompetisi.

Hamzah berharap turnamen internasional ini dapat menjadi salah satu langkah untuk melahirkan pegolf muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Indonesia di berbagai kejuaraan dunia.

“Semoga melalui turnamen ini lahir pegolf-pegolf muda berbakat yang kelak mampu membawa nama Indonesia ke panggung dunia dan mengharumkan Merah Putih di kompetisi internasional,” katanya.