JAKARTA,HARIAN7.COM – Perselisihan antara dua pria di kawasan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, berujung maut. Seorang pria berinisial A tewas setelah dibacok menggunakan celurit oleh pria berinisial NM.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (1/10/2026). Perselisihan disebut bermula dari hal sepele, yakni ketika NM memanggil A dengan sebutan “Boleng”.
Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri mengatakan, korban yang tidak terima dengan panggilan tersebut kemudian mengambil kursi dan memukulkannya ke tubuh pelaku.
“Awalnya pelaku memanggil nama korban dengan sebutan Boleng namun korban tidak senang lalu mengambil kursi dan memukulkannya ke badan pelaku,” kata Bobi, Jumat (2/10/2026).
Usai dipukul, NM masuk ke rumahnya dan mengambil sebilah celurit yang disimpan di atas akuarium.
Celurit tersebut kemudian digunakan untuk membacok A sebanyak satu kali. Bacokan mengenai bagian perut bawah sebelah kiri korban.
“Karena dipukul selanjutnya pelaku mengambil sebilah celurit dari dalam rumah, di atas aquarium, lalu membacokkan ke tubuh korban sebanyak satu kali dan mengenai bagian perut bawah sebelah kiri,” ujar Bobi.
A kemudian tergeletak dalam kondisi bersimbah darah.
Menurut Bobi, setelah membacok korban, NM sempat memegang tubuh A dan meminta pertolongan. Namun, tidak ada warga yang memberikan pertolongan saat itu.
Tak lama setelah kejadian, NM menyerahkan diri ke Polsek Cilincing pada hari yang sama.
Sementara itu, jenazah A telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga korban juga telah membuat laporan polisi.
Polisi kini masih memproses perkara tersebut. NM disangkakan dengan pasal pembunuhan atau penganiayaan berat.
“Sudah (membuat laporan polisi). Pasal yang disangkakan pembunuhan atau penganiayaan berat,” kata Bobi.(Dim)









Tinggalkan Balasan