Laporan: Muhamad Nuraeni

GROBOGAN | HARIAN7.COM – Sejumlah warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi mengisi aktivitas pembinaan dengan merawat tanaman pakcoy di area kebun lapas.

Aktivitas sederhana seperti menyiram tanaman, membersihkan area tanam hingga memantau pertumbuhan, menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang dijalani warga binaan.

Bukan sekadar memanfaatkan lahan yang tersedia, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi warga binaan untuk belajar keterampilan pertanian yang bisa digunakan setelah mereka kembali ke tengah masyarakat.

Pakcoy dipilih karena masa pertumbuhannya relatif singkat. Tanaman ini umumnya dapat dipanen sekitar 35–40 hari, tergantung kondisi tanaman dan perawatannya.

Dengan siklus yang relatif cepat, budidaya pakcoy dinilai cukup sesuai untuk kegiatan pembinaan pertanian di lingkungan Lapas Purwodadi.

Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi Erik Murdiyanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membekali warga binaan dengan keterampilan praktis.

“Kegiatan perawatan tanaman pakcoy ini menjadi bagian dari pembinaan kemandirian. Kami ingin warga binaan mendapatkan pengalaman dan keterampilan yang dapat mereka kembangkan, sehingga nantinya dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Erik Murdiyanto.

Dalam prosesnya, warga binaan tidak hanya belajar soal tanaman. Mereka juga dituntut rutin merawat dan memantau kondisi tanaman agar dapat tumbuh dengan baik hingga masa panen.

Dari aktivitas itu, nilai kedisiplinan, tanggung jawab, ketekunan, serta kepedulian terhadap lingkungan ikut dibangun.

Lapas Purwodadi pun terus mengembangkan kegiatan pembinaan yang bersifat produktif dan edukatif. Pemanfaatan lahan untuk pertanian menjadi salah satu cara agar pembinaan tidak berhenti pada aktivitas di dalam lapas, tetapi juga memberikan keterampilan yang bisa dibawa ketika warga binaan kembali ke masyarakat.

Dengan kata lain, dari kebun kecil dan tanaman pakcoy, ada keterampilan yang sedang dipersiapkan untuk kehidupan setelah masa pidana berakhir.