Laporan: Fera Marita
KAB.SEMARANG | HARIAN7.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga Tahun Anggaran 2026 terus dikebut. Salah satu sasaran fisik yang menjadi perhatian adalah rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Tupar, warga RT 5 RW 2 Dusun Cukil, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.
Selama bertahun-tahun, Tupar harus tinggal di rumah berbahan papan dengan kondisi yang mulai rapuh. Melalui program TMMD, rumah tersebut kini mendapat perombakan total agar menjadi hunian yang lebih aman, nyaman, dan layak ditempati.
Memasuki hari ketiga pengerjaan, Kamis (30/7/2026), progres pembangunan rumah Tupar mulai terlihat signifikan. Puluhan bata hebel telah terpasang dan berdiri kokoh membentuk dinding bangunan baru.
Rumah milik Tupar menjadi salah satu sasaran RTLH dalam program TMMD yang dilakukan dengan renovasi total 100 persen. Nantinya, bangunan baru tersebut direncanakan memiliki ukuran 7 x 11 meter dengan luas sekitar 77 meter persegi.
Hunian baru itu akan dilengkapi dua kamar tidur serta fasilitas yang lebih memadai dibandingkan rumah sebelumnya.
Dalam proses pembangunan, Koramil Tengaran selaku penanggung jawab pengerjaan RTLH terus berupaya mengejar target penyelesaian. Bersama masyarakat sekitar, personel TNI dan warga setiap hari bergotong royong mempercepat pembangunan rumah tersebut.
Keterlibatan warga menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dalam pelaksanaan TMMD. Tidak hanya membantu pembangunan secara fisik, gotong royong tersebut juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Pembangunan RTLH milik Tupar ditargetkan selesai sebelum penutupan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga yang dijadwalkan pada 13 Agustus 2026 mendatang.
Melalui program ini, diharapkan Tupar dan keluarga nantinya dapat menikmati rumah yang lebih sehat, aman, serta menjadi tempat tinggal yang layak untuk menjalani kehidupan sehari-hari.









Tinggalkan Balasan