Laporan: Fera Marita

KAB.SEMARANG | HARIAN7.COM – Jalan berkerikil sepanjang 567 meter yang selama bertahun-tahun menjadi penghambat aktivitas warga Dusun Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, kini perlahan mulai berubah.

Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga tahun anggaran 2026, jalan desa tersebut mendapat program betonisasi untuk meningkatkan akses dan mobilitas masyarakat.

Jalan yang menghubungkan Dusun Cukil dengan Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, itu selama ini menjadi jalur penting bagi warga dalam menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari berkebun, mencari rumput, hingga berkunjung ke desa tetangga.

Namun kondisi jalan yang rusak parah kerap menyulitkan warga, terutama saat cuaca hujan. Permukaan jalan yang tidak rata membuat perjalanan menjadi lebih berat dan menghambat aktivitas sehari-hari.

Kepala Dusun Cukil, Dimas Yudha Yuanda, mengatakan kerusakan jalan tersebut sudah lama menjadi kendala bagi masyarakat.

“Selama ini warga mengalami banyak kendala karena melewati jalan yang rusak parah tersebut,” ujar Dimas saat ditemui harian7.com di lokasi pengecoran jalan, Sabtu (18/7/2026).

Menurutnya, kehadiran program TMMD membawa harapan baru bagi warga karena akses yang lebih baik akan berdampak langsung terhadap kelancaran aktivitas masyarakat.

“Dengan adanya program TMMD di wilayahnya tentu sangat membantu sekali. Ke depannya akses warga akan lebih mudah sehingga bisa memperlancar dan mempercepat mobilitas warga setempat,” katanya.

Dimas menambahkan, warga Dusun Cukil turut dilibatkan dalam proses pembangunan jalan tersebut. Sebanyak sembilan RT di wilayah Dusun Cukil secara bergantian membantu personel TNI melalui kegiatan kerja bakti.

“Kami mengerahkan seluruh warga untuk membantu bapak-bapak TNI untuk pengecoran jalan. Jadi setiap hari warga dari 9 RT di wilayah Dusun Cukil akan bergantian melakukan kerja bakti. Dengan sistem kocokan, supaya lebih adil dan tidak iren-irenan,” pungkasnya.

Bagi warga Dusun Cukil, betonisasi jalan ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi menjadi jalan menuju harapan baru untuk aktivitas ekonomi dan kehidupan sosial yang lebih mudah.