Laporan: Fera Marita
KAB.SEMARANG | HARIAN7.COM – Di balik pelayanan kesehatan gratis yang siaga selama 24 jam dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, ada upaya lain yang tak kalah penting, yakni menjaga kondisi para petugas kesehatan.
Agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, Satgas TMMD menerapkan sistem pergantian shift bagi tenaga kesehatan yang bertugas di Posko Kesehatan Desa Cukil.
Pergantian petugas dilakukan setiap pagi pukul 08.00 WIB. Pada Sabtu (18/7/2026), giliran Firman, tenaga kesehatan dari RST Dr. Asmir Salatiga, menyerahkan tugas pelayanan kepada Supriyono, yang juga bertugas di rumah sakit yang sama.
Supriyono menjelaskan, sistem pergantian jaga tersebut diterapkan agar para tenaga kesehatan tetap memiliki waktu untuk beristirahat dan menjaga kondisi fisik.
“Setiap hari kami ada pergantian jaga. Karena nakes juga butuh menjaga kesehatannya agar bisa melayani masyarakat dengan maksimal. Kan tidak lucu kalau nakesnya malah tumbang sebelum meriksa warga,” ujar Supriyono, perawat asal Magelang kepada harian7.com.
Menurutnya, tenaga kesehatan juga harus dalam kondisi prima karena pelayanan kepada warga membutuhkan kesiapan, terlebih posko kesehatan tersebut menjadi salah satu fasilitas penting selama pelaksanaan TMMD berlangsung.
Keberadaan Posko Kesehatan TMMD Desa Cukil menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI dalam mendukung kebutuhan masyarakat. Tidak hanya membantu warga yang membutuhkan layanan kesehatan, posko tersebut juga memastikan setiap kegiatan TMMD berjalan dengan dukungan pelayanan medis yang memadai.
Melalui pola kerja bergantian, Satgas TMMD berupaya menjaga keseimbangan antara pelayanan maksimal kepada masyarakat dan kesehatan para petugas di lapangan.









Tinggalkan Balasan