Laporan: Fera Marita
KAB. SEMARANG | HARIAN7.COM – Di tengah deru pembangunan jalan desa sepanjang 1,25 kilometer melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun Anggaran 2026, ada pemandangan sederhana yang justru mencuri perhatian.
Bukan alat berat maupun aktivitas pengerjaan jalan yang menjadi sorotan, melainkan senyum ceria anak-anak yang tampak akrab bermain bersama prajurit TNI di Dusun Gompyong, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jumat (17/7/2026).
Salah satu anggota Satgas TMMD, Prada Akbar Mustofa dari Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) 43 Muria, terlihat membaur bersama anak-anak warga RT 14 RW 5 Dusun Gompyong.
Tanpa rasa takut, anak-anak tersebut tampak nyaman bercanda dan bermain bersama prajurit yang sedang menjalankan tugas pembangunan desa.
Momen tersebut menjadi gambaran bahwa kehadiran TMMD tidak hanya sebatas membangun infrastruktur fisik, tetapi juga menghadirkan kedekatan emosional antara TNI dan masyarakat.
Melalui interaksi sederhana dengan anak-anak, para prajurit berupaya menghapus anggapan bahwa sosok TNI selalu identik dengan ketegasan dan jarak.
“Kami ingin membuktikan bahwa anggota TNI tidak menakutkan seperti stigma yang ada selama ini. Karena TNI juga bisa menjadi sahabat anak-anak,” pungkas Prada Akbar.
Program TMMD Desa Cukil sendiri menyasar pembangunan jalan desa sepanjang 1,25 kilometer sebagai upaya meningkatkan akses dan kesejahteraan masyarakat. Namun di balik pembangunan fisik tersebut, kehadiran para prajurit juga membawa pesan tentang kemanunggalan TNI bersama rakyat.









Tinggalkan Balasan