Laporan: Budi Santoso
NGAWI | HARIAN7.COM – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Ngawi diwarnai aksi bakti religi lintas agama. Jajaran Polres Ngawi bersama masyarakat mengecat Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Ketanggung Pepathan di Desa Tulakan, Kecamatan Sine, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan itu dipimpin Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama dan diikuti personel Polres Ngawi, Kapolsek Sine Iptu Heri Riyanto beserta anggota, Kepala Desa Tulakan Wiyono, pengurus gereja, tokoh agama, dan masyarakat setempat.
Selain melakukan pengecatan bangunan gereja, Polres Ngawi juga menyerahkan bantuan berupa perlengkapan kebersihan dan cat kepada pengurus GKJW Ketanggung Pepathan. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kapolsek Sine kepada pengurus gereja, Suyoto, didampingi Kepala Desa Tulakan.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama mengatakan kegiatan bakti religi menjadi bagian dari upaya Polri membangun kedekatan dengan masyarakat melalui aksi sosial yang memberi manfaat.
“Melalui Bakti Religi ini kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir untuk seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan. Kepedulian terhadap rumah ibadah merupakan bagian dari komitmen kami dalam menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta membangun sinergi demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” ujar Prayoga.
Menurut dia, peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum bagi institusi Polri, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat semangat gotong royong dan menjaga kerukunan antarumat beragama.
Sementara itu, Pendeta GKJW Ketanggung Ari Arta Kristiani melalui Pengurus Pepathan, Suyoto, mengapresiasi kepedulian jajaran Polres Ngawi terhadap rumah ibadah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Ngawi beserta seluruh jajaran Polres dan Polsek Sine atas pelaksanaan Bakti Religi serta bantuan perlengkapan kebersihan dan cat yang diberikan. Kepedulian ini menjadi bukti bahwa semangat toleransi, persaudaraan, dan gotong royong terus terjalin dengan baik di tengah masyarakat,” kata Suyoto.
Polres Ngawi berharap kegiatan tersebut tidak hanya memperingati Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga memperkuat persatuan, kerukunan, dan keharmonisan kehidupan antarumat beragama di Kabupaten Ngawi melalui aksi nyata yang melibatkan masyarakat.









Tinggalkan Balasan