Laporan: Tambah Santoso

KUDUS | HARIAN7.COM – Jajaran Polsek Dawe, Polres Kudus, turut mendampingi kegiatan panen raya jagung yang digelar Kelompok Tani Maju Barokah di Desa Kajar, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Panen dari lahan pertanian non lahan baku sawah (LBS) seluas 3 hektare itu diperkirakan menghasilkan sekitar 18 ton jagung.

Kapolsek Dawe AKP Jajang Wiwoko mengatakan, keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program swasembada pangan nasional yang tengah digencarkan pemerintah.

“Polri mendukung penuh program swasembada pangan tahun 2026. Salah satunya melalui pendampingan kepada para petani mulai dari masa tanam hingga panen seperti yang dilakukan di Desa Kajar ini,” ujar Jajang, Kamis (11/6/2026).

Ia menjelaskan, tanaman jagung tersebut mulai ditanam pada 16 Februari 2026 dan memasuki masa panen setelah menjalani masa tanam sekitar 110 hari. Dari hasil panen kali ini, produksi jagung diperkirakan mencapai 18 ton.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Dawe memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai salah satu penopang ketahanan pangan daerah.

“Kami berharap hasil panen ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjadi motivasi bagi kelompok tani lainnya untuk memanfaatkan lahan pertanian yang ada secara optimal,” katanya.

Jajang menambahkan, keberhasilan panen tidak terlepas dari sejumlah faktor pendukung, seperti tingkat kesuburan tanah, penggunaan benih berkualitas, serta perawatan tanaman yang dilakukan secara optimal selama masa pertumbuhan.

Sebagai bentuk komitmen mendukung ketahanan pangan, Polsek Dawe akan terus menjalin sinergi dengan penyuluh pertanian, pemerintah desa, dan kelompok tani dalam mengawal program pertanian di wilayah Kabupaten Kudus.

“Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir mendukung program-program strategis pemerintah yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, termasuk di sektor pertanian,” tegasnya.