SEMARANG,HARIAN7.COM – Sebuah momen humanis terjadi di tengah unjuk rasa ratusan pengemudi ojek online (ojol) di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu (20/5/2026). Seorang driver ojol perempuan, Ratna Yuniarti (33), menarik perhatian massa karena mengikuti aksi sambil menggandeng anak bungsunya yang masih berusia 2 tahun 7 bulan.
Melihat kehadiran Ratna, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang saat itu sedang duduk lesehan di tangga beranda kantor langsung melambaikan tangan. Ia meminta Ratna dan anaknya mendekat, lalu mendekap sang balita di pangkuannya sembari mendengarkan keluh kesah ibu tiga anak tersebut.
Ratna mengaku terpaksa membawa anaknya bekerja menyusuri jalanan Kota Semarang dari pukul 05.30 hingga 19.00 WIB sejak suaminya menjadi TKI di Malaysia pada Desember 2025. Langkah ini diambil karena ia tidak mampu membayar jasa pengasuh anak.
“Setiap hari ngojek sambil momong anak. Was-was sebenarnya, tapi kalau tidak kerja kami tidak bisa makan,” ujar warga Lamper tersebut lirih.
Ratna sangat mendukung rencana Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang ingin menyediakan fasilitas penitipan anak (day care) bagi pengemudi ojol perempuan. Namun, ia menegaskan persoalan utama driver saat ini adalah tarif yang terlalu rendah dan potongan aplikasi yang mencekik. Dalam sehari, ia hanya bisa membawa pulang uang bersih sekitar Rp40 ribu hingga Rp50 ribu.
Merespons keluhan tersebut, Ahmad Luthfi menyatakan bahwa Pemprov Jateng telah mengirim surat resmi kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mengevaluasi regulasi transportasi online.
Pemprov juga berencana mengajak perwakilan driver ojol bertemu langsung dengan Menhub di Jakarta.”Persoalan ini terjadi di semua provinsi karena belum ada payung hukum nasional yang jelas mengenai transportasi online.
Status mereka adalah mitra, bukan pegawai, sehingga kami akan memediasi komunikasi antara driver dan perusahaan aplikasi,” kata Luthfi.
Selain itu, Luthfi menegaskan telah menginstruksikan jajarannya untuk meninjau ulang Surat Keputusan (SK) Gubernur terkait transportasi online agar lebih berpihak kepada kesejahteraan para pengemudi.(*)
Reporter : Shodiq Editor: M. Noer









Tinggalkan Balasan