Kurangi Kepadatan Arus Mudik, Tol Bawen–Ambarawa dan Solo–Jogja Dibuka Terbatas
KAB.SEMARANG | HARIAN7.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan memfungsikan dua ruas jalan tol saat arus mudik Lebaran 2026. Kedua ruas tersebut adalah Tol Bawen–Ambarawa dan Tol Solo–Jogja hingga Prambanan.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan pengoperasian tol secara fungsional itu bertujuan mengurangi kepadatan kendaraan, terutama di titik rawan kemacetan.
Menurut dia, langkah tersebut diharapkan mampu menekan potensi black spot maupun trouble spot saat puncak arus mudik, khususnya di kawasan Bawen yang kerap menjadi simpul kemacetan.
“Jadi, dua ini kita fungsionalkan untuk mereduksi akan tidak terjadi black spot maupun trouble spot. Jadi, black spot, trouble spot nanti puncaknya arus di Bawen biasanya. Sehingga, hari ini kita lakukan pengecekan,” kata Luthfi saat mengecek Jalur Ambon Tol Bawen–Ambarawa, Selasa, 10 Maret 2026.
Pada ruas Tol Bawen–Ambarawa, pemerintah menyiapkan skema operasional dua jalur. Jalur Ambon akan digunakan untuk arus mudik dari Bawen menuju Ambarawa dan mulai difungsionalkan pada 13 Maret. Adapun jalur Bandung direncanakan mulai beroperasi pada 15 Maret dan diprioritaskan untuk arus balik.
Luthfi menjelaskan, karena ruas tersebut masih berstatus tol fungsional dan fasilitasnya belum sepenuhnya lengkap, seperti rambu lalu lintas dan penerangan, pengoperasian tidak dilakukan selama 24 jam.
“Karena rambu belum ada dan penerangan belum ada, maka fungsionalnya tidak full 1×24 jam, hanya sampai pukul 17.00,” ujarnya.
Untuk mendukung operasional jalur tersebut, pemerintah berkoordinasi dengan kepolisian. Sejumlah fasilitas disiapkan, antara lain pos pengamanan, layanan derek, serta pemantauan arus lalu lintas di sepanjang jalur.
Sementara itu, terkait kesiapan mudik di jalur Pantura, Luthfi mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Polda Jawa Tengah menyiapkan skema pelayanan bagi pemudik, khususnya pengguna kendaraan roda dua.
Dalam skema tersebut, kendaraan pemudik akan diangkut menggunakan truk, sedangkan penumpangnya diantar menggunakan bus hingga ke daerah tujuan.
“Kapolda sudah punya inisiatif, para Kapolres sudah menyiapkan kendaraan, begitu masuk wilayah Jawa Tengah akan diangkut dengan truk untuk kendaraannya, kemudian orangnya naik bus sampai ke tujuan. Ini salah satu upaya-upaya kreatif dari Polda yang ingin nanti memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata dia.
Luthfi juga mengimbau para pemudik yang melintas di wilayah Jawa Tengah untuk tetap berhati-hati selama perjalanan dan tidak memaksakan diri jika merasa lelah.
“Kalau capek, silakan keluar tol dulu untuk istirahat. Jangan dipaksakan, karena keluarga menunggu di rumah,” ujarnya.(Bang Nur/red)












Tinggalkan Balasan