HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Investor India Intip Jateng, Dua Pabrik Siap Serap 800 Tenaga Kerja

Laporan: Muhamad Nuraeni

SEMARANG | HARIAN7.COM –  Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menawarkan karpet merah kepada 12 pengusaha asal India yang menjajaki peluang investasi di sejumlah sektor strategis. Mereka datang dari latar belakang tekstil, teknologi, kesehatan, hingga industri padat karya.

Rombongan dipimpin Duta Besar India untuk Indonesia, Shri Sandeep Chakravorty, dan diterima Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di kompleks Kantor Gubernur, Semarang, Kamis (19/2/2026).

“Saya ingin mengapresiasi iklim investasi yang positif di Jawa Tangah, ada stabilitas politik, sosial, dan ekonomi, dan saya memuji upaya bapak Gubernur dalam mewujudkannya,” kata Shri Sandeep Chakravorty.

Ia mengungkapkan, minat perusahaan India untuk masuk ke Jawa Tengah terus menguat. Dua pabrik bahkan tengah dalam proses pembangunan dan diproyeksikan menyerap sekitar 700 hingga 800 tenaga kerja.

Baca Juga:  Polres Kendal Bantah Isu Pembebasan Pelaku Judi Sabung Ayam: Penyelidikan Tetap Berlanjut

“Saya telah mengundang Bapak Gubernur untuk mengunjungi India untuk menarik investor India, dan kami akan segera mengadakan road show (mengajak) Gubernur Jawa Tengah datang ke kota-kota penting di India,” ujar Dubes India.

Menurut dia, India dan Indonesia sama-sama negara besar dengan karakter demografi dan demokrasi yang serupa. India berpenduduk 1,4 miliar jiwa, sementara Indonesia merupakan negara terbesar keempat di dunia.

“Jadi, India dan Indonesia adalah negara yang sangat mirip dan kami memiliki kesempatan untuk belajar satu sama lain. Saya sangat senang bahwa kami disambut dengan hangat di Jawa Tengah dan di Indonesia. Kami berharap dapat meningkatkan hubungan kami dengan Indonesia secara umum, dan dengan Jawa Tengah secara khusus,” tambahnya.

Gubernur Ahmad Luthfi menyambut sinyal tersebut sebagai momentum memperluas basis investasi asing. Ia menyebut, kunjungan 12 pengusaha India menjadi pintu masuk kerja sama yang lebih konkret.

Baca Juga:  No Viral No Justice! Kasus Penganiayaan di Depok Mandek 2 Tahun, Korban Geram: “Masa Harus Viral Dulu Baru Diproses?”

“Kami berterima kasih kepada Yang Mulia Bapak Shri Sandeep Chakravorty yang telah bersama 12 pengusaha datang ke Jawa Tengah, di antaranya adalah perwakilan India yang ada di Surabaya dan Jawa Tengah,” tutur Luthfi.

Ia menambahkan, tipologi India dan Indonesia yang sama, terutama dari sisi jumlah penduduk, menjadi daya tarik tersendiri bagi ekspansi bisnis.

“Jawa Tengah menjadi tujuan investasi bagi para pengusaha India. Dan ini terbukti, negara India ini adalah negara ke-17, negara yang investasi di Jawa Tengah hampir mendekati Rp672 miliar untuk triwulan III ini,” terangnya.

Tak berhenti di situ, sejumlah perusahaan India disebut akan segera melakukan peletakan batu pertama di kawasan industri strategis.

Baca Juga:  Ini Pesan Pjs Walikota Depo Jelang Pilkada

“Bahkan, imbuh Luthfi, ada beberapa perusahaan India yang akan melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) dalam waktu dekat, yang investasinya mendekati setengah triliun atau 500 dolar AS di wilayah kita, di kawasan Kendal dan kawasan KITB (Kawasan Industri Terpadu Batang),” bebernya.

Ke depan, Pemprov menawarkan sektor ekonomi hijau, layanan kesehatan dan profesionalisme tenaga medis, serta industri padat karya seperti garmen—yang selama ini menjadi tulang punggung manufaktur Jawa Tengah.

“Sehingga Jawa Tengah hari ini pertumbuhan ekonominya sudah mendekati angka 5,37 persen di atas nasional,” beber Luthfi.

Menurutnya, capaian itu tak lepas dari kontribusi investasi asing, termasuk India. Pemerintah daerah pun terus meyakinkan calon investor bahwa Jawa Tengah merupakan provinsi yang ramah dan kompetitif untuk ekspansi usaha.(Andi Saputra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!