HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Kantor Imigrasi Deportasi WN India, Pasca Jalani Hukuman Kasus Narkotika

Pewarta : Rusmono|Kaperwil Jateng

CILACAP | HARIAN7.COM – Seorang pria Warga Negara India berinisial NJB (63) dideportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap, setelah selesai menjalani hukuman pidana karena kasus narkotika.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap, Ryo Achdar mengungkapkan, bahwa Warga Negara India tersebut telah dipulangkan ke negaranya melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta pada Kamis (12/02/2026) dengan pesawat Indigo arlines dengan no penerbangan 6E-1602 sekitar pukul 15.50 WIB.

Baca Juga:  Polresta Cilacap Tegas Menindak Peredaran Obat Psikotropika Berbahaya

“WN India tersebut telah diserahterimakan pasca kebebasannya dari Lapas Permisan pada Kamis (29/01/2026) dan kemudian menjalani proses pendetensian di Ruang Detensi Imigrasi Cilacap sambil menunggu deportasi,” ujarnya, Kamis (12/02/2026).

Ryo Achdar menjelaskan bahwa WN India tersebut menjalani hukuman pidana penjara setelah diputus bersalah melanggar UU nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pada 12 Januari 2011 yang lalu.

Baca Juga:  Satreskrim Polres Jepara Ungkap Kasus Mayat Dalam Karung Kurang dari 24 Jam

“Berdasarkan peraturan keimigrasian, selanjutnya NJB dikenakan pasal 75 Ayat (1) dan 102 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian dan dideportasi serta masuk daftar penangkalan,” katanya.

Pendeportasian WNA bermasalah, menurut Ryo Achdar merupakan bukti komitmen Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap, dalam penegakan hukum keimigrasian. Tindakan tegas ini diharapkan dapat menjadi efek jera bagi WNA lain agar patuh dan tunduk menghormati hukum serta norma yang berlaku di Indonesia.

Baca Juga:  Kapolres Nganjuk Tinjau Progres Pembangunan SPPG di Baron dan Lengkong

“Kami juga akan terus bersinergi dengan instansi terkait untuk memastikan bahwa WNA yang berada di Wilayah Kerja Kantor Imigrasi Cilacap dan sekitarnya mematuhi peraturan dan norma yang berlaku,” pungkas Ryo. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!