DPN Soroti Ancaman Nonmiliter, Jawa Tengah Fokus pada Risiko Bencana
Laporan: Muhamad Nuraeni
SEMARANG | HARIAN7.COM – Sosialisasi Kebijakan Ketahanan Negara yang digelar Dewan Pertahanan Nasional (DPN) di Aston Inn Pandanaran Semarang, Jumat (28/11/2025), menempatkan Provinsi Jawa Tengah sebagai wilayah prioritas penguatan ketahanan nasional. Penetapan ini didasarkan pada tingginya potensi ancaman nonmiliter di daerah tersebut, terutama bencana alam.
Deputi Geostrategi DPN, Mayjen TNI Ari Yuliyanto, menjelaskan bahwa kebijakan ketahanan negara perlu memperhatikan dinamika ancaman yang berkembang.
“Jawa Tengah menjadi salah satu daerah yang kami sasar dalam rangka sosialisasi kebijakan umum ketahanan negara,” ujarnya.
Ari menguraikan bahwa bentuk ancaman nonmiliter yang menjadi perhatian meliputi penyalahgunaan teknologi informasi, narkoba, perdagangan manusia, dan bencana alam.
“Kami melihat potensi ancaman di Jawa Tengah lebih banyak pada bencana alam. Ancaman ini sangat menonjol di wilayah Jawa Tengah,” tegasnya.
Dalam dialog, Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG, menyoroti pentingnya kesiapan sumber daya manusia sejak usia pendidikan dini untuk memperkuat ketahanan nasional. Ia menanyakan langkah DPN dalam membangun karakter peserta didik mulai PAUD hingga SMP agar adaptif menghadapi ancaman di masa depan.













Tinggalkan Balasan