HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Kapolres Kudus Cup 2026 Tuntas, SMP 2 Undaan dan SMA Masehi Kuasai Panggung Mobile Legends

Laporan: Tambah Santoso

KUDUS | HARIAN7.COM – Riuh tepuk tangan dan sorak dukungan menggema di Gedung Aula Laboratorium Terpadu UIN Sunan Kudus, Jumat (13/2/2026). Turnamen E-Sport Kapolres Kudus Cup Mobile Legends 2026 resmi ditutup, menandai berakhirnya persaingan ketat 64 tim pelajar yang sejak awal memadati arena.

Ajang yang digelar Polres Kudus bersama komunitas FIS E-Sports itu menjadi panggung adu strategi generasi muda. Dari 64 tim pada hari pertama, tersaring 16 tim terbaik di babak penyisihan: delapan tim tingkat SMA sederajat dan delapan tim tingkat SMP/MTs. Atmosfer kompetisi terasa hidup. Guru dan rekan sekolah tak henti memberi dukungan, sementara para pemain menjaga ritme permainan dengan disiplin dan sportivitas.

Baca Juga:  Lampu Penerangan Di Sepanjang Jalan Kecamatan Susukan, Sebanyak 38 Titik Tidak Berfungsi, Hampir 3 bulan Dinas Terkait Terkesan Tutup Mata

Di kategori SMP sederajat, SMP 2 Undaan tampil dominan hingga merebut juara pertama. Posisi kedua ditempati SMP 1 Kudus A, disusul SMP Muhammadiyah 1 A di peringkat ketiga. Gelar Most Valuable Player (MVP) jatuh kepada Muhammad Abdullah dari SMP 2 Undaan—pengatur tempo yang piawai membaca momentum.

Sementara itu, di kategori SMA sederajat, SMA Masehi menunjukkan konsistensi sejak fase gugur hingga final dan memastikan gelar juara. MAN 2 Kudus finis sebagai runner-up, sedangkan SMA 2 Kudus A berada di tempat ketiga. Predikat MVP diraih Aldvin Ronius D. dari SMA Masehi, berkat performa stabil dan keputusan taktisnya di momen krusial.

Baca Juga:  Komitmen Berantas Pekat Jenis Judi , Ketua DPRD Kab Semarang Apresiasi Satreskrim Polres Semarang

Para pemenang membawa pulang piala, sertifikat penghargaan, serta uang pembinaan. Juara pertama memperoleh Rp2 juta, juara kedua Rp1,5 juta, juara ketiga Rp1 juta, dan MVP menerima Rp500 ribu.

Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo, didampingi Ketua FIS E-Sports Salvi Immawan, menyerahkan langsung penghargaan kepada para pemenang. Ia mengapresiasi semangat para peserta yang bertanding penuh determinasi.

“Turnamen ini bukan hanya soal menang dan kalah. Yang terpenting adalah bagaimana adik-adik belajar tentang sportivitas, disiplin, kerja sama, serta kemampuan mengelola strategi, ” kata AKBP Heru.

“Kami ingin E-Sports menjadi ruang prestasi yang positif bagi generasi muda,” imbuhnya.

Kapolres menegaskan komitmennya untuk terus mendukung ruang-ruang kreatif bagi Gen Z agar potensi mereka berkembang tanpa terseret pengaruh negatif.

Baca Juga:  Ajang PEKPPP, Terminal Tingkir Tembus Peringkat Nasional Pelayanan Publik

Peraih MVP kategori SMP, Muhammad Abdullah, mengaku bangga atas capaian tersebut. Ia menyebut kemenangan itu lahir dari latihan rutin dan kekompakan tim.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolres dan panitia. Ini pengalaman berharga buat kami. Semoga ke depan ada turnamen lagi dan berprestasi lebih tinggi lagi,” katanya.

Hal serupa diungkapkan MVP kategori SMA, Aldvin Ronius D. Ia menilai turnamen ini menjadi bukti bahwa gim kompetitif dapat menjadi jalur prestasi.

“Kami jadi lebih semangat berlatih. Mudah-mudahan E-Sports di Kudus semakin maju dan makin banyak turnamen seperti ini,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Lainya

error: Content is protected !!