HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Tawuran Berdarah di Mojosongo, Remaja Alami Luka Akibat Senjata Tajam, Polisi Gerak Cepat

Laporan: Muhamad Nuraeni

BOYOLALI | HARIAN7.COM – Insiden kekerasan melibatkan senjata tajam terjadi di Jl. Solo-Semarang, tepatnya di depan Toko Cat WAWA, Dukuh Pomah, Desa Mojosongo, Kecamatan Mojosongo, pada Jumat (24/1/2025) sekitar pukul 20.00 WIB.

Kejadian ini mengakibatkan HK (20), seorang remaja asal Dukuh Jaten, Desa Kragilan, Mojosongo, mengalami luka di bagian pinggang belakang.

Baca Juga:  Gelar Aksi Unjuk Rasa di Area Pertambangan Pasir, Ratusan Warga Arenan Tuntut Ini

Menurut keterangan Kapolres Boyolali AKBP Rosyid Hartanto melalui Kasat Reskrim Polres Boyolali AKP Joko Purwadi, insiden ini dipicu oleh tantangan tawuran yang disampaikan melalui media sosial. Dua kelompok remaja yang terlibat sepakat untuk bertemu, masing-masing membawa senjata tajam seperti celurit dan corbek.

Baca Juga:  Salatiga Guyub! Upacara Meriah Hari Jadi ke-1275 Diselimuti Semangat “Bergerak dan Berdaya”

Pertemuan kedua kelompok terjadi di kawasan lampu merah Wika, setelah salah satu kelompok melakukan “hunting” dari arah Pengging. Pertikaian sengit pun tak terelakkan, yang akhirnya memicu aksi kejar-kejaran. Dalam peristiwa tersebut, HK menjadi korban setelah diserang oleh kelompok lawan. Meski terluka, korban berhasil melarikan diri ke pemukiman warga dan mendapatkan pertolongan.

Baca Juga:  Ledakan di China Tewaskan 7 Orang dan 27 Luka

Kasat Reskrim Polres Boyolali mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak, baik di dunia nyata maupun media sosial, guna mencegah keterlibatan mereka dalam aksi negatif seperti tawuran.

Baca Juga:  Kampung Singkong Salatiga: Cetak Rekor LEPRID dengan 2024 Gemblong, Angkat Kuliner Tradisional ke Panggung Nasional

“Kami meminta para orang tua untuk mengawasi dan mengarahkan anak-anak mereka ke kegiatan yang lebih positif. Bimbingan orang tua sangat penting agar generasi muda kita tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab,” ujar AKP Joko.

Hingga saat ini, Tim Resmob Polres Boyolali terus melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Polres Boyolali juga mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi guna membantu upaya menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah tersebut.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!