HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Upayakan Kelestarian Kesenian Kethoprak, Hery Suyitno: “Pementasan ketoprak ini sebagai benteng nilai dan jati diri budaya kearifan lokal sekaligus meningkatkan daya kreasi para pelaku seni yang lebih kreatif dan inovatif”

Aksi panggung para seniman-seniwati pemain kethoprak saat melakukan pentas. 

MAGELANG, harian7.com – Arus globalisasi mampu menjadi penanda arah perkembangan kebudayaan dan peradaban manusia dalam lingkup sosiokultural yang lebih sempit. Salah satu perwujudan perwujudannya, munculnya kebudayaan dengan corak baru sebagai kebudayaan mempublikasikan kekayaan warisan budaya lokal ke dunia untuk mengukuhkan identitas diri sebagai bangsa yang bermartabat. Sebab hanya dengan memahami dan menjaga kekayaan warisan budaya bangsa, akan dihargai dan dipandang secara terhormat oleh bangsa lain.

Baca Juga:  Jalin Sinergitas Kemitraan, INI Kota Salatiga dan Polres Salatiga Tandatangani Pedoman Kerja

Upaya tersebut diwujudkan oleh paguyuban Kethoprak Cakra Budaya Kecamatan Pakis dengan mempentaskan kesenian rakyat ini di Dusun Losari, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Sabtu (7/1/2023). 

Menurut Heri Suyitno anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Magelang yang sekaligus menjadi panitia penyelenggara mengatakan jika hal ini untuk memeriahkan pesta pernikahan anak putrinya dan merupakan upaya melestarikan budaya adiluhung yang ada di tengah-tengah masyarakat. 

Baca Juga:  12 Atlet Perbakin Kota Magelang Dikirim Untuk Mengikuti Event Pra-Porprov Jateng, Ketum Koni Kota Magelang: "Tim Perbakin sangat potensi meraih yang terbaik"

“Pagelaran ketoprak ini diharapkan bisa menjadi benteng nilai untuk mempertahankan budaya lokal dan selanjutnya akan mendorong masyarakat untuk melestarikan seni ketoprak yang merupakan jati diri budaya kearifan lokal sekaligus meningkatkan daya kreasi para pelaku seni yang lebih kreatif inovatif, produktif dan mandiri serta sejahtera,” Ujarnya. 

Sementara menurut tokoh kesenian Kecamatan Pakis, Ki Triyono Lebdo Carito menyampaikan jika kethoprak adalah kesenian rakyat yang komplit, karena dalam kethoprak memuat berbagai unsur kesenian lainnya. 

Baca Juga:  Dalam Penggunaan Dana BTT Untuk Penanganan PMK, Pemprov Jatim Gandeng Kejati Sebagai Pendamping

“Pada suatu pementasan kethoprak didalamnya ada unsur karawitan, tari, dagelan, tembang, tata artistik bahkan seni peran berkolaborasi untuk memainkan sebuah lakon,” Beber seorang seniman serba bisa ini. 

Pentas yang mengambil lakon Erlangga Ratu ini juga diramaikan oleh beberapa bintang tamu dari Kota Semarang dan Yogyakarta. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!