HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Mesin Digas, Gas Ditahan: Kapolres Salatiga Pimpin Patroli Sapu Balap Liar

Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Malam belum sepenuhnya dingin ketika deru knalpot berpotensi memecah jalanan Kota Salatiga. Sabtu (17/01/2026), Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi turun langsung memimpin patroli antisipasi balap liar di wilayah hukum Polres Salatiga.

Ini bukan sekadar razia, melainkan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KRYD), jurus preventif untuk menahan gas sebelum bahaya melesat.

Patroli digelar dari malam hingga dini hari, waktu favorit adu kecepatan ilegal. Sasarannya jelas: menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, sekaligus menekan potensi gangguan kamtibmas yang kerap muncul dari aksi balap liar.

Baca Juga:  Diduga Cabuli Gadis Dibawah Umur, Dukun Pijat Dibekuk Satreskrim Polres Salatiga, Pengakuan Tersangka Tersiar Lewat Live TikTok

Rute yang disisir pun bukan jalur sembarangan. Ruas jalan protokol, jalur lingkar, exit tol Tingkir, hingga kawasan lain yang kerap jadi arena kumpul remaja, menjadi fokus. Lampu rotator menyala, langkah personel terukur, humanis namun tegas.

Baca Juga:  Bupati Dico : Dua minggu Relokasi Pasar Srogo Harus Sudah Rampung

Di lapangan, Kapolres memberi arahan agar penindakan dilakukan tanpa arogansi, tetapi tak memberi ruang bagi pelanggaran yang mengancam nyawa. AKBP Ade Papa Rihi menegaskan tujuan patroli ini: mencegah kecelakaan dan memberi rasa aman bagi warga.

“Balap liar sangat membahayakan, baik bagi pelaku maupun masyarakat pengguna jalan. Polres Salatiga akan terus melakukan patroli rutin sebagai langkah pencegahan dan penindakan secara terukur,” tegas Kapolres Salatiga.

Baca Juga:  Babinsa Koramil Kedungtuban Bantu Masyarakat Perbaikan Jalan

Tak hanya mengerem pelanggaran, personel juga membuka dialog. Remaja diajak menyalurkan hobi otomotif ke jalur yang positif dan aman, bukan di aspal umum yang penuh risiko.

Hasilnya? Patroli berlangsung aman dan lancar. Warga pun merespons positif, merasa lebih tenang dengan kehadiran Polri di lapangan. Di Salatiga malam itu, mesin boleh meraung asal di tempat yang semestinya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!