HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Akulturasi Budaya di Komukino 11th USM: Pesona Batik Pekalongan-Semarang dalam Balutan Fashion Show dan Flashmob

 

SEMARANG | HARIAN7.COM – Kemeriahan mewarnai panggung utama gelaran Komukino 11th Universitas Semarang (USM), Kamis (18/12/2025).

Mengusung tema kekayaan Karesidenan Pekalongan, acara ini sukses memukau pengunjung melalui peragaan busana (fashion show) yang memadukan estetika modern dengan wastra tradisional batik khas Pekalongan dan Semarang.

Lampu sorot dramatis mengiringi langkah anggun para model saat memamerkan koleksi busana hasil kolaborasi kreatif tim Ekologis Pekalongan dan tim Laksmi Semarang. Berbagai motif, mulai dari corak floral yang dinamis hingga geometri tradisional, ditampilkan sebagai representasi identitas Jawa Tengah sebagai pusat kreativitas batik nasional.

Baca Juga:  Kapolri Pastikan Perjalanan KA Pengamanan Nataru di Stasiun Tawang Semarang Aman 

Kejutan muncul di penghujung acara. Suasana yang semula anggun berubah menjadi energik melalui aksi flashmob yang dilakukan oleh para model dan panitia. Transformasi musik dari tempo lambat ke irama bersemangat berhasil memancing antusiasme penonton untuk ikut menari bersama di area aula.

“Jujur, saya tidak menyangka akan sekeren ini. Apalagi ada plot twist di akhir; tiba-tiba ada flashmob dari model dan panitia. Keren sekali cara mereka menggabungkan alunan musik yang awalnya anggun menjadi sangat bersemangat,” ujar Elis, salah satu pengunjung yang hadir di lokasi.

Baca Juga:  Operasi Ketupat Candi 2025, Polres Semarang Siap Amankan Lebaran

Elemen artistik juga terlihat dari instalasi tulisan “FASHION SHOW” yang terbuat dari susunan batik di depan panggung, menambah kesan estetik pada momen kebersamaan tersebut.

Ketua panitia menjelaskan bahwa penampilan ini merupakan komitmen berkelanjutan dari Komukino untuk memperkenalkan warisan budaya kepada generasi muda dengan cara yang interaktif. Melalui penggabungan fashion show dan flashmob, Universitas Semarang berupaya menciptakan ruang apresiasi seni yang segar bagi mahasiswa.

Baca Juga:  Pentingnya Peran Pers dalam Pemilu, Begini Arahan Dewan Pers

Acara ditutup dengan riuh tepuk tangan dari audiens, menandai keberhasilan kampanye budaya yang diinisiasi oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi USM tahun ini dalam melestarikan batik sebagai identitas bangsa.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!