HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Ribuan Kader Ikuti Apel Penggerak NU Dan Temu Tani, Ini Harapan Ketua NU Temanggung Untuk Petani

Penulis : Ratmaningsih

Kontributor | Temangung

Kader penggerak NU Kabupaten Temanggung mengikuti Apel dan rembug petani Sejawa Tengah di halaman Institut Nahdlatul Ulama.

TEMANGGUNG | HARIAN7.COM– Sekira 2500 kader Nahdlatul Ulama  mengikuti kegiatan apel kader penggerak NU Kabupaten Temanggung dan rembug petani Sejawa Tengah di halaman Institut Nahdlatul Ulama, jl Suwardi Suwandi, Madureso, Temanggung (5/8/2023).

Hadir dalam kegiatan  dengan tema pertanian subur tani makmur tersebut dari unsur terdiri dari Rais Syuriah PWNU, Ketua Tanfiziyah PW NU Jawa Tengah, Rais Syuriah PCNU Temanggung, Ketua YAPTINU, Pengurus cabang Lembaga Pemberdayaan Pertanian se -Jawa Tengah, Pengurus Cabang Lembaga Pemberdayaan Pertanian se -Jawa tengah, Kader penggerak NU, Pimpinan dan Lembaga Banom NU, Rektor dan Dosen, juga Direktur Akper Al-Kautsar NU.

Baca Juga:  Penyerahan Hibah Bangunan Pos Lantas, Bentuk Sinergitas Kepolisian Dan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Temanggung

Kegiatan kali ini merupakan kegiatan yang di selenggarakan untuk apel semua kader penggerak NU, dan kali ini Temanggung sebagai penyelenggara. tersebut dilaksanakan juga orasi oleh Orasi kebangsaan oleh KH. Ubaidllah Sadaqah. Sementara sambutan oleh ketua PWNU Jawa Tengah dan ketua PCNU Temanggung.

Baca Juga:  Situs Peninggalan Mataram Kuno di Temanggung Bakal Dijadikan Cagar Budaya Nasional

” Alhamdulillah kader NU memenuhi halaman INISNU tadi dengan penuh semangat. Karena ini momen penting untuk seluruh unsur Nahdhatul ulama,” Jelas Nur Maksun, ketua YAPTINU.

Sementara itu menurut ketua NU Temanggung, KH Furqon Masyhuri kegiatan tersebut juga bisa untuk menjembatani antara petani NU dengan pemerintah.

” Kami berharap bisa membangun jenjang kaitannya dengan hasil pertanian. Dengan adanya rapat koordinasi LPP warga NU punya semangat dalam bidang pertanian, karena tanpa kelola yg tidak sesuai hasil pertanian tidak maksimal,” ujarnya.

Baca Juga:  Pertahankan Produksi Secara Manual, Gerabah "Mak Monah" Berharap Bisa Bersaing Di Pasaran Dan Jadi Wisata Edukasi

Lebih lanjut KH. Furqon menjelaskan, Selain itu kami berharap inkopi bisa bis menjadi kopi di sektor tembakau. Di sisi lain hubungan antara petani NU dan kementrian kehutanan bisa selaras sehingga akan tercipta keuangan dari lahan perhutanan untuk petani NU di Temanggung khususnya, tandasnya.

Setelah apel berakhir acara ditutup dengan peletakan batu pertama pembangunan Apel kader, dilanjutkan dengan peletakan batu pertama gedung serbaguna Kampus hijau Temanggung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!